PT JASAMARGA Berlakukan Transaksi Non Tunai di Tol Jakarta - Cikampek pada Akhir Bulan Oktober 2017

Sulistyo Adhi | Selasa, 19 September 2017 | 12:27 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Mulai pertengahan bulan September 2017, secara bertahap PT JASAMARGA (Persero) Tbk akan mengubah metode pembayaran konvensional menjadi pembayaran non tunai pada seluruh gerbang Tol Jakarta - Cikampek.

Pemberlakuan metode pembayaran transaksi non tunai ini merupakan bentuk dukungan PT JASAMARGA (Persero) Tbk untuk turut menyukseskan program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dengan target 100 persen pembayaran non tunai di seluruh ruas jalan tol pada 31 Oktober 2017 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh AVP Corporate Communication PT JASAMARGA (Persero) Tbk, Dwimawan Heru dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Cabang PT JASAMARGA (Persero) Tbk Jakarta-Cikampek, Rawalumbu, Kota Bekasi.

Adapun uang elektronik yang dapat digunakan untuk bertransaksi di ruas tol Jakarta - Cikampek adalah e-Toll dan e-Money (Bank Mandiri), Brizzi (BRI) serta TapCash (BNI).

Sementara itu, untuk Flazz (BCA) hanya berlaku pada transaksi dengan sistem tertutup yakni; dimulai dari GT Cikarang Utama menuju Cileunyi dan Cikampek serta sebaliknya.

“Diharapkan, penerapan transaksi 100% non tunai secara bertahap dapat membantu sosialisasi sejak dini kepada pengguna jalan. Hal ini merupakan bentuk antisipasi sebelum penerapan pada seluruh gerbang tol Jasa Marga pada tanggal 31 Oktober 2017,” ungkapnya, Selasa (19/09).

Selain melakukan sosialisasi kepada seluruh stakeholder, untuk mendukung kelancaran target implementasi 100 persen non tunai, PT JASAMARGA (Persero) Tbk telah menyiapkan infrastruktur sarana dan prasarana Gardu Tol yang 100 persen telah dapat menerima pembayaran non tunai.

PT JASAMARGA (Persero) Tbk juga bekerjasama dengan sejumlah Bank penerbit uang elektronik untuk dapat menyediakan kebutuhan kartu yang dibutuhkan oleh pengguna jalan.

“Penggunaan uang elektronik di gerbang tol akan mempersingkat waktu transaksi pengguna jalan karena lebih mudah dan praktis. Jika dibandingkan dengan transaksi dengan menggunakan uang tunai, penggunaan uang eletronik ini akan memangkas separuh waktu transaksi lebih cepat,” pungkasnya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar