Benny Tunggul: "Wali Kota Bekasi Harus Tegas Tertibkan Banner Politisi Perusak Lingkungan"

Sulistyo Adhi | Senin, 02 Oktober 2017 | 13:16 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Ketua Kaukus Lingkungan Hidup Bekasi Raya, Benny Tunggul, menilai para bakal calon kepala daerah yang menancapkan gambar dirinya di pepohonan di Kota Bekasi hanyalah merusak pemandangan dan merusak fungsi dari pohon itu sendiri yang mengurangi tingkat polutan.

"Selain merusak lingkungan, pemasangan alat peraga di pohon hanyalah membuat Kota Bekasi terlihat semrawut," ujar Benny kepada RAKYATBEKASI.COM, Senin (02/10).

Sebagai langkah awal demi menyelamatkan lingkungan, kata Benny, pihaknya meminta ketegasan Wali Kota Bekasi untuk mengerahkan anak buahnya agar dapat melakukan penertiban terhadap alat peraga yang merusak pepohonan tersebut.

"Terlebih saat ini Kota Bekasi sedang dalam proses penilaian Adipura. Sedangkan Satpol PP sendiri tidak berani menertibkan alat peraga tersebut," kata Benny.

Lebih lanjut Benny membeberkan bahwa alat peraga bergambar wajah politisi yang merusak lingkungan tersebut, tidak akan berpengaruh banyak dengan tingkat elektabilitas dan popularitas mereka.

"Fakta membuktikan bahwa pemimpin-pemimpin dunia menggunakan sosial media sebagai media publikasi dialogis yang mampu berinteraksi dengan rakyat," bebernya.

"Jika masih saja menggunakan konsep monologis seperti banner, sama saja kembali ke zaman batu," cetusnya.

Selain tidak efektif, hal tersebut menurutnya hanya akan menegasi bahwa mereka (politisi) telah melakukan kebohongan publik dengan melanggar sejumlah peraturan dan juga merusak lingkungan.

"Katanya mereka peduli ini dan itu, namun nyatanya mereka melanggar peraturan yang ada. Semua calon tukang bohong," tegasnya.

[WALHI JABAR: "Jangan Pilih Calon Kepala Daerah Perusak Lingkungan"]

Sementara itu terpisah, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku akan segera menugaskan Satpol PP Kota Bekasi untuk menertibkan sampah visual para politisi yang ditancapkan di pepohonan di Kota Bekasi.

"Benar yang disampaikan oleh Benny, Satpol PP akan segera saya tugaskan untuk menertibkan," ujarnya singkat.

Sebelumnya diberitakan, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat menyayangkan adanya kandidat calon kepala daerah yang melakukan sosialisasi tanpa mengindahkan lingkungan hidup. Saat ini marak sekali ditemukan alat peraga yang ditempel menggunakan paku di pepohonan di beberapa ruas jalan di Kota Bekasi.

Berdasarkan temuan kami di lapangan, tak kurang dari 7 politisi tampak dengan meyakinkan menancapkan alat peraga sosialisasinya di sejumlah pepohonan yang berbaris di sisi jalan Kota Bekasi. Ke tujuh politisi tersebut adalah;

  1. Heri Koswara asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
  2. Sholihin asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
  3. Anim Imamuddin dan Mochtar Mohamad asal PDI Perjuangan.
  4. Heikal asal Partai Gerindra.
  5. Lucky Hakim asal Partai Amanat Nasional (PAN).
  6. Ridwan Kamil yang merupakan bakal calon Gubernur Jawa Barat.
  7. Abdullah Maky yang merupakan bakal calon Wali Kota Bekasi asal Partai Demokrat.

(tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar