Koalisi Parpol Jelang Pilkada Kota Bekasi Rawan Bubar

Sulistyo Adhi | Jumat, 27 Oktober 2017 | 17:19 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Konstelasi dunia perpolitikan jelang pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Bekasi semakin dinamis dan menarik karena juga digelar berbarengan dengan pemilihan Gubernur Jawa Barat. Keadaan tersebut mau tidak mau membuat semua partai politik di Kota Bekasi menunggu koalisi yang terbentuk di tingkat Jawa Barat.

Saat ini konfigurasi koalisi yang sudah terbentuk di Jawa Barat yaitu PKS, Gerindra, dan PAN akan mengusung Dedi Mizwar - Ahmad Syaikhu, kemudian Golkar, PKB, PPP dan Nasdem mengusung Ridwan Kamil serta koalisi yang akan dimotori oleh PDI Perjuangan.

Dengan kondisi seperti itu, konstelasi di Kota Bekasi niscaya akan segaris atau bahkan justru berbeda dalam pembentukan koalisi di Jawa Barat.

"Semua parpol tetap menunggu di detik akhir untuk menentukan koalisi dalam mengusung pasangan calon. Maka koalisi saat ini yang sudah terbentuk yaitu PKS - Gerindra, Poros tengah yang beranggotakan Golkar, PPP, Demokrat, Hanura, PAN masih rawan bubar sebelum detik akhir pendaftaran Pasangan Calon (paslon) pada tanggal 10 Januari 2018 pukul 24.00 mendatang," jelas Pemerhati Kebijakan dan Pelayanan Publik Bekasi, Didit Susilo.

Dijelaskannya, dengan kondisi tersebut diperkirakan hanya ada 3 paslon yang akan bertarung dalam kontestasi Pilwalkot Bekasi.

Menurutnya Didit, banyaknya manuver dan sejumlah klaim terkait siapa pasangan petahana, adalah hal yang wajar sebagai bagian pergerakan politik untuk mendapatkan legitimasi politik.

Didit sangat menyayangkan jika para figur bakal calon wali kota yang muncul hanya bisa mengikuti kontestasi yang diusung oleh parpol, tanpa melakukan edukasi politik dengan menawarkan gagasan ide baru dalam membangun Kota Bekasi yang lebih baik.

"Secara Riel kondisi ini terjadi karena petahana masih memiliki elektabilitas yang tinggi, dan dipersepsikan telah berhasil selama 5 tahun ini dalam memimpin Kota Bekasi," pungkasnya. (*)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar