Bappeda Kota Bekasi Suksesi Program Kartu Sehat Berbasis NIK pada RPJMD 2013-2018

Sulistyo Adhi | Minggu, 12 Nopember 2017 | 11:32 WIB

Share Tweet



Kepala Bidang Pembangunan Manusia dan Masyarakat pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi, Eka Hidayat Taufiq, MT.

RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Kepala Bidang Pembangunan Manusia dan Masyarakat pada Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi, Eka Hidayat Taufiq, mengakui bahwa dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kota Bekasi tahun 2013-2018, pihaknya lebih fokus kepada program kesehatan Kartu Sehat (KS) Berbasis Nomer Induk Kependudukan (NIK), dalam rangka menanggulangi kemiskinan dan juga demi meringankan beban masyarakat di Kota Bekasi.

“Dengan demikian program-program RPJMD 2013-2018 dalam penanggulangan kemiskinan ini bisa saling terintregrasi, sehingga nanti bisa menghasilkan program yang efektif. Seperti program KS berbasis NIK ini tepat sasaran, serta dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Bekasi, seluruh warga juga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan dengan berobat ke Rumah Sakit swasta,” ungkap Eka seperti dilansir SpiritNews, Minggu ( 12/11).

Lebih lanjut Eka membeberkan bahwa saat ini pihaknya sedang menyusun bahan-bahan untuk rencana RPJMD Kota Bekasi 2018-2023, karena RPJMD Kota Bekasi 2013-2018 akan segera berakhir.

“Kami akui program Pemkot Bekasi lebih banyak kepada penanggulangan kesehatan dan pendidikan,” beber Eka. Warga Kota Bekasi menunjukkan Kartu Sehat (KS) berbasis NIK

Dalam hal ini, lanjut Eka, pihaknya sedang menyiapkan kapasitas dalam menyusun perencanaan, penganggaran, pemantauan, yang lebih fokus dalam penyelesaian kemiskinan.

Bahkan rencananya, kata dia, program KS berbasis NIK yang sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh warga, saat ini sudah disusun dalam RPJMD 2018-2023 melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi tahun 2018.

“Tujuannya untuk mendukung dan meningkatkan kapasitas Pemerintah Daerah terkait dalam penyusunan pengalokasian anggaran, perencanaan serta memantaunya lebih fokus,” pungkasnya. (sam/tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar