Ini Dia Langkah Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Raih Adipura 2018 yang Bermartabat

Sulistyo Adhi | Selasa, 16 Januari 2018 | 16:24 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi diketahui masih berjuang untuk mendapatkan piala Adipura tahun 2018 yang bermartabat. Hal tersebut terungkap dalam diskusi santai Forum Jurnalis Bekasi (Forjas) dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi yang dihelat di Gazebo Hutan Kota Bekasi.

Baca juga: [Benny Tunggul: "Wali Kota Bekasi Harus Tegas Tertibkan Banner Politisi Perusak Lingkungan"]

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Lutfi, mengaku pihaknya membutuhkan sumbang saran serta kritik membangun dalam pengelolaan lingkungan hidup di Kota Bekasi.

"Diskusi seperti ini harus sering dilakukan sebagai sarana tergalinya ide serta masukan, sehingga pengelolaan lingkungan hidup di Kota Bekasi menjadi lebih baik kedepannya," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Lutfi seraya membuka Diskusi santai bersama Forjas, Selasa (16/01).

Adapun target Kota Bekasi meraih Piala Adipura, kata Jumhana, sudah masuk dalam visi rencana kerjanya sejak 2017 silam. Oleh karena itu pihaknya menggenjot terealisasinya target tersebut dengan membentuk bank sampah di setiap RW di Kota Bekasi.

"Pada awalnya hanya ada 30 bank sampah. Kini sudah mencapai 1035 bank sampah yang terbentuk di Kota Bekasi," kata Jumhana.

Pentingnya pengolahan dan pemilahan 1100 Ton sampah warga yang tercecer di bank sampah, kata dia, tak lepas dari TPA Sumur Batu yang hanya berkapasitas 600 Ton.

"Warga menghasilkan tak kurang dari 1700 Ton sampah setiap harinya, sedangkan yang dapat dilayani dari hulu dan hilir hanya 600 Ton di TPA Sumur Batu," terangnya.

Selain membentuk bank sampah di tiap RW, kata dia, pihaknya juga mendorong agar gerakan peduli lingkungan dapat tumbuh subur di Kota Bekasi. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya gerakan peduli lingkungan yang berasal dari masyarakat itu sendiri, seperti; Forbakti, Relawan Adipura Bermartabat, BPKRI dan Clin Bekasi.

"Kami juga sediakan satu mobil Unit Reaksi Cepat di tiap kecamatan untuk menyisir sampah di lingkungan yang belum memiliki tempat sampah," tambahnya.

Baca juga: [WALHI JABAR: "Jangan Pilih Calon Kepala Daerah Perusak Lingkungan"]

Lebih lanjut Jumhana membeberkan sejumlah program yang akan digawanginya di tahun 2018 ini, seperti; pembangunan wisata air, wisata pelajar ke TPA Sumurbatu, dan juga mendidik masyarakat terutama anak-anak agar dapat berperilaku bersih.

"Selain itu kami kerjasama dengan UMKM terkait dengan kerajinan dari bahan dasar sampah yang akan launching saat HUT Kota Bekasi nanti," tutupnya.

Sebagai informasi, Badan Pengelola Lingkungan Hidup dan Dinas Kebersihan digabungkan menjadi Dinas Lingkungan Hidup. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar