Dugaan "Sepak Terjang 378" ala Pelapor Ijazah Palsu Wali Kota Bekasi

Sulistyo Adhi | Senin, 22 Januari 2018 | 16:32 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Pelapor dugaan Ijazah palsu Wali Kota Bekasi, Saeful Yunus atau yang lebih dikenal dengan panggilan Uyun, dikabarkan kerap melakukan aksi penipuan dengan dalih ‘pinjaman uang’.

Seperti dibeberkan oleh Agus Budi Hartono yang merupakan salah satu korban aksi dari pemilik akun facebook bernama Saeful Yunus ini, bahwa pada tanggal 7-15 Desember 2009 silam, dirinya dimintai uang sebesar Rp 18 Juta untuk menjadi Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di kantor Pemerintah Kota Bekasi.

“Dia (Uyun) meminta uang ke saya untuk administrasi kedalam. Ya saya kasih Rp18Juta, waktu itu tanggal 7-15 Desember 2009. Itu saya kasih dua kali,” ungkapnya kepada RakyatBekasi.com, Senin (22/01/2018).

Agus juga sempat protes dan menegur Uyun lantaran tanda terima uang dalam bentuk kwitansi tersebut ditulis tidak sesuai dengan peruntukan dan kesepakatan sebelumnya.

“Saya protes dong, kenapa kwitansinya ditulis sebagai pinjaman? Padahal dia yang minta untuk formalitas administrasi kedalam (rekruitmen TKK) pada waktu itu,” cetusnya.

Namun nasi sudah telah menjadi bubur, lanjut Agus yang hingga saat ini tidak juga menjadi TKK di Pemkot Bekasi meski sudah menyerahkan sejumlah uang kepada Uyun.

Selain itu, Agus menceritakan bahwa dirinya sempat bertemu oleh salah seorang kontraktor yang juga bernasib sama seperti dirinya.

“Ada juga kontraktor yang ditipu sama si Uyun. Waktu itu sempat saya ingin menemuin dia, namun yang bersangkutan lagi ada di Kabupaten Majalengka. Ya, akhirnya kita laporkan dia ke Polres Metro Bekasi Kota, namun laporan kita ditolak karena bukti kwitansi bertulis pinjaman,” ujarnya lirih.

Lebih lanjut Agus meyakini bahwa korban aksi Uyun bukan hanya mereka berdua.

“Pasti korbannya juga banyak. Sebab modus orang itu sering menjanjikan orang, sehingga banyak yang terbuai. Kalau di medsos gembar-gembor anti ke-dzaliman, ternyata dia sendiri yang mendzalimi orang,” tutupnya. (*)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar