DPRD Kabupaten Bekasi "Lalai" Loloskan Anggaran Pakaian Dinas Kepala Daerah Senilai Rp1 Miliar

Sulistyo Adhi | Selasa, 23 Januari 2018 | 16:09 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, CIKARANG PUSAT – Tingginya Anggaran pengadaan Pakaian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dengan kode rekening 1.20.1.20.03.18.26 sebesar Rp.1.000.000.000,-. untuk Tahun Anggaran 2016 melalui Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bekasi dinilai salah satu dari sekian banyaknya produk gagal dari 50 Anggota DPRD Kabupaten Bekasi.

Mirisnya lagi, pembelian pakaian dinas semacam itu, ditengarai sudah terjadi sudah beberapa tahun berjalan.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Pelita Bangsa Jaelani Nurseha, mengatakan bahwa Pengadaan Seragam Dinas Bupati dan Wakilnya, merupakan contoh nyata gagalnya seluruh Anggota DPRD dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan juga hak penganggaran (budgeting) hingga menghasilkan produk hukum berbentuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Lolosnya pengadaan seragam senilai Rp1 miliar pertahun untuk Bupati dan Wakilnya adalah Produk Keteledoran 50 Anggota Dewan sebagai wakil rakyat, ini jelas mencederai hati masyarakat," kata Jaelani.

baca juga: [Edan, Pakaian Dinas Bupati Bekasi dan Wakilnya Habiskan Rp1 Miliar Uang Rakyat]

Lebih lanjut Jaelani mempertanyakan kapasitas serta kapabilitas mereka sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, mengingat setiap fraksi mendelegasikan anggotanya dalam Alat Kelengkapan Dewan (AKD) seperti anggota badan anggaran (Banggar).

"Ketua DPRD kita merangkap sebagai Ketua Banggar, ini jelas hadir sebagai pem-backup usulan Eksekutif. Sebenarnya kita masih punya Partai di luar koalisi untuk lebih merakyat lagi dalam hal penganggaran," katanya.

Selain itu Jaelani juga menyayangkan beberapa Anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang dinilainya cukup kritis, namun lengah dalam lolosnya pengadaan seragam Rp1 miliar ini.

"Kemana dewan yang opisisi dan kritis seperti Bang Daris, Bang Syamsul Falah, Bang Taih Minarno, dan Bang Soleman sebagai Ketua Partai Wong Cilik? Kendati mereka tidak fokus dalam menggunakan haknya dalam pengawasan dan penganggaran, namun saya rasa mereka tak mungkin tidak tahu soal anggaran (pengadaan seragam) itu," tutupnya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar