Akun Facebook Palsu "Bang Pepen" Dilaporkan ke Polrestro Bekasi Kota

Sulistyo Adhi | Senin, 26 Maret 2018 | 20:21 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Akun Facebook (FB) palsu, yang mengatasnamakan Calon Wali Kota Bekasi nomor urut 1, Rahmat Effendi dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota, pada Senin (26/03) malam.

Pelaporan akun facebook palsu yang menggunakan identitas mantan orang nomor satu di Kota Bekasi ini, dilakukan oleh kuasa hukum Rahmat Effendi, Naupal Al Rasyid bersama rekannya, Sarkeh.

Naupal dkk tiba di Polres Metro Bekasi Kota, di Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Bekasi Selatan, pada Senin (26/03) sekitar pukul 08.12 malam.

Sebelum melakukan pelaporan, Naupal terlebih dahulu menemui awak media yang telah menunggunya sejak pukul 19.00 di depan Polres Metro Bekasi Kota.

Adapun laporannya malam ini, kata Naupal, terkait adanya tindak kejahatan pemalsuan akun facebook yang menggunakan identitas Wali Kota Bekasi periode 2013-2018 yang sekaligus calon Wali Kota Bekasi periode 2018-2023, Rahmat Effendi yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Jadi malam ini, kami melaporkan akun facebook palsu yang mengatasnamakan Rahmat Effendi. Kita melaporkan dia terhadap pemalsuan akun facebook Dr Rahmat Effendi, Pasal 35 jo 51 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik atau IT, serta kita juncto-kan juga dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan,” beber Naupal kepada awak media.

“Jadi di situ diatur bahwa pasal 35 tentang IT itu setiap orang dengan sengaja tanpa hak atau melawan hukum melakukan manipulasi, menciptakan perubahan menghilangkan informasi elektronik, atau dokumen dengan tujuan agar informasi data tersebut dianggap seolah-olah data yang otentik,” tambah Naupal.

“Jadi maksudnya begini, jadi realitasnya sekarang ada orang yang sengaja, tanpa dasar hak dan melawan hukum telah membuat akun facebook dengan nama Rahmat Effendi, sehingga (isi) dalam Faceboook itu juga tanpa sepengetahuan dan tidak diketahui klien saya, Rahmat Effendi,” jelasnya lagi.

Selain itu, Naupal juga mengatakan bahwa di akun Facebook Pepen (sapaan akrab Rahmat Effendi) ini, ada postingan-postingan (berita-berita) yang merugikan kliennya, Rahmat Effendi.

“Memang ini adalah Media Sosial, tapi saat ini, Rahmat Effendi menjadi Calon Wali Kota Bekasi. Oleh sebab itu ini akan menjadi realitas ketika menjadi bahan konsumsi publik,” kata Naupal.

Isi-isi akun facebook palsu yang menggunakan identitas Rahmat Effendi, kata dia, merupakan bentuk inti dari perbuatan kejahatan IT. Bahkan menurutnya, ini juga salah bentuk kejahatan dari bentuk “Black Campaign”.

“Sebenarnya ini sudah sangat merugikan klien kami sebagai tokoh masyarakat, pasangan calon. Jadi jangan seperti inilah, jangan sampai masyarakat melihat ini seolah-olah akun ini akun Bapak Rahmat Effendi, dan kejahatan ini sangat berpengaruh pada kondisi (Pilkada) saat ini. Jadi ini tidak main-main loh, ini ancamannya bisa 12 (dua belas) tahun penjara dengan denda Rp12 miliar,” kata dia.

Sebagai informasi, dalam pelaporan akun Facebook yang memakai identitas Rahmat Effendi ini, Naupal Al Rasyid bersama rekannya membawa beberapa berkas postingan-postingan dari akun palsu yang dilaporkan tersebut. Dia juga membawa surat kuasa yang ditandatangani di atas materai oleh Calon Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tertanggal 26 Maret 2018.

Hingga berita ini diturunkan, Noupal dan rekannya masih berada di Polres Metro Bekasi Kota untuk melakukan pelaporan. [BON/KB]


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar