Pemuda Bekasi Tuding Konsep Pendidikan Adhy Firdaus Hanya Retorika

Sulistyo Adhi | Senin, 02 April 2018 | 08:18 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Tokoh Pemuda Kota Bekasi, Novarel S Zuhri mempertanyakan konsep pendidikan yang menjadi salah satu program unggulan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 2.

Pasalnya, kata dia, Adhy Firdaus adalah mantan Ketua Dewan Pendidikan Kota Bekasi periode 2012-2017, yang kini mencalonkan diri sebagai pasangan Nur Suprianto di Pilkada Kota Bekasi 2018-2023.

“Seperti apa sih konsep pendidikan yang akan dibawa oleh Adhy Firdaus untuk Kota Bekasi ke depan? Dia kan mantan Ketua Dewan Pendidikan Kota Bekasi,” tukasnya, Minggu (01/04/2018).

Novarel pesimis Adhy Firdaus dapat bersaing di Pilkada Kota Bekasi 2018 ini. Sebab menurutnya, konsep program pendidikan yang menjadi jualan pendiri Yayasan Adhy Group itu hanyalah sebatas retorika saja.

Hal itu terlihat dari tanggungjawabnya terhadap kampus Adhy Niaga yang dibekukan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) pada tahun 2015 silam.

“Ini sangat kontradiksi dengan program yang dimiliki oleh Adhy Firdaus untuk Kota Bekasi kedepan. Apa iya, program pendidikan yang menjadi visi paslon nomor urut 2 ini, bisa terlaksana? untuk lingkup kampus yang kecil saja (STIE Adhy Niaga), tidak bertanggungjawab,” bebernya.

Lebih lanjut Novarel menjelaskan bahwa Kampus Adhy Niaga milik Adhy Firdaus dibekukan pada tahun 2015 lalu oleh Menristek Mohammad Nasir karena tidak memenuhi syarat penyelenggaraan pendidikan tinggi.

“Situasi dan nasib Mahasiswa kampus Adhy Niaga adalah tanggung jawab moral ketua yayasan dan itu adalah cermin buruk pendidikan secara khusus di Kota Bekasi,” jelasnya.

Novarel juga menjelaskan bahwa pendidikan adalah hal terpenting dalam peradaban dan tatanan masyarakat, yang sudah menjadi keharusan negara untuk memikirkan keberlangsungannya.

“Pendidikan menjadi tolak ukur kemajuan suatu bangsa bagi setiap Negara. Kalau kampusnya saja tidak bisa diurus, bagaimana untuk Kota Bekasi?” tutupnya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar