Angka Pengangguran di Kota Bekasi Turun Dalam Lima Tahun Terakhir

Sulistyo Adhi | Senin, 09 April 2018 | 14:52 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi mengklaim bahwa selama lima tahun terakhir angka pengangguran telah mengalami penurunan. Pasalnya, selama ini pemerintah daerah dianggap mampu menyerap tenaga kerja maupun kewirausahaan melalui Usaha Menengah Kecil Mandiri (UMKM), sebagai solusi untuk mengentaskan jumlah angka pengangguran di Kota Bekasi.

Staf Seksi Bidang Integrasi Pengolahan Diseminasi Data Satatistik (IPDS), Nur Rahmat, membeberkan bahwa jumlah angkatan kerja di Kota Bekasi pada tahun 2015, sebanyak 1,193,672 jiwa.

Menurutnya penurunan angka tersebut sangat signifikan, terhitung sejak tahun 2014 lalu yakni sebanyak 1,236,114 jiwa.

Sedangkan, jumlah orang yang telah bekerja lanjut Rahmat pada tahun 2015 sebanyak 1,081,936 jiwa.

Presentasi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mulai tahun 2011 di Kota Bekasi, diketahui sebanyak 10,51 persen. Angka tersebut kemudian mengalami penurunan di tahun 2015 menjadi 9,36 persen atau sebanyak 111,727 jiwa.

“Sesuai pengolahan data berdasarkan survei yang dilakukan oleh BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) setiap tahunnya terus mengalami penurunan. Terakhir data yang ada di BPS tahun 2015 sebanyak 111,727 jiwa atau 9,36 persen,” beber Rahmat.

Sementara itu, BPS Kota Bekasi belum mengeluarkan data pada tahun 2016 sampai 2017.

Dirinya juga menyesalkan apabila ada pihak lain yang membandingkan data jumlah angka pengangguran melalui sumber berbeda.

Sedangkan, publikasi data tingkat Provinsi, Kota dan Kabupaten tersebut merupakan kewenangan BPS, yang selama ini menyuplai kebutuhan data bagi pemerintah pusat.

“Kami mempertanyakan data mereka itu dari mana? Kalau mau membandingkan data kami dengan tahun sebelumnya misalnya, itu boleh saja,” tandasnya.

“Untuk data tahun 2016 dan 2017, kami belum mengeluarkan. Kalau mau membandingkan dengan data dari sumber lain itu tidak relevan atau ngawur,” pungkasnya. (sgr)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar