CBA: Klarifikasi Koswara Terkait IMB "Green River City" Adalah Bentuk Kepanikan

Sulistyo Adhi | Jumat, 27 April 2018 | 07:12 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI – Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman menilai klarifikasi Plt Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Koswara Hanafi adalah suatu bentuk dari kepanikan terhadap pemberitaan terkait "Dugaan Skandal Gratifikasi Green River City Tanah Patal Bekasi" beberapa waktu lalu.

[Koswara: IMB "Green River City" Bekasi Belum Terbit]

Menurut Jajang, jika hal tersebut tidak beralamat pada Pemerintah Kota Bekasi, seharusnya ada langkah Pemkot Bekasi untuk mendorong Kejaksaan Agung membuka dan menyelesaikan kasus lama ini.

baca juga: [Bongkar Dugaan Skandal Gratifikasi Patal "Green River City" Bekasi]

“Jika memang tidak ingin muncul asumsi miring dari masyarakat, dukung dong langkah Kejagung RI untuk usut tuntas kasus yang merugikan duit rakyat yang nilainya lebih dari setengah Triliun ini,” ungkapnya, Kamis (26/04/2018) malam.

Skandal penjualan aset patal bekasi senilai Rp 160 Miliar pada tahun 2012 silam, menurutnya bukanlah lembaran lama yang terlupakan di mata dan telinga masyarakat. Seyogyanya hal tersebut harus menjadi perhatian khusus para penegak hukum.

baca juga: [Dzikron Berkelit Saat Ditanya Dugaan Skandal Gratifikasi Patal "Green River City" Bekasi]

“Seharusnya Pemkot Bekasi bisa lebih transparan dan terbuka terkait kasus ini, baik kepada penegak hukum maupun publik. Dan perlu juga adanya evaluasi kembali soal rekomendasi-rekomendasi yang telah diterbitkan itu,” ujar Jajang.

Selanjutnya, pihaknya meminta adanya transparansi dalam proses izin tersebut kepada Pemkot Bekasi, agar tidak terkesan menutupi dalam penegakan hukum di Indonesia.

“Jadi biar jelas siapa saja yang bermain dan siapa yang jujur. Tidak perlu ditutup-tutupi, apalagi sampai terkesan bernafsu untuk menyanggahnya,” terang Jajang. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar