UU Antiterorisme Sah, PDI Perjuangan Minta Pemerintah Segera Terbitkan Perpres

Sulistyo Adhi | Sabtu, 26 Mei 2018 | 06:33 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, JAKARTA - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Maruarar Sirait meminta pemerintah segera mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) pasca disahkannya Rancangan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme menjadi UU.

Sebab menurutnya, Perpres tersebut sangat dibutuhkan sebagai aturan turunan dari UU tersebut, yang juga akan mengatur hal-hal teknis seperti tata cara pelibatan TNI dalam memberantas terorisme.

“Saya sudah berbicara dengan Menkumham Yasonna Laoly usai paripurna, supaya sebaiknya Presiden segera mempertimbangkan mengeluarkan Perpres untuk mendukung operasional pemberantasan terorisme," kata Maruarar usai menghadiri rapat paripurna pengesahan RUU Antiterorisme menjadi UU, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/05/2018).

Maruarar menilai, pengesahan UU ini membuktikan bahwa pemerintah dan DPR memiliki jiwa kenegarawanan, meskipun berbeda-beda partai, tetapi kepentingan nasional memang harus dikedepankan mengingat berbagai peristiwa bom bunuh diri yang terjadi belakangan ini sangat meresahkan masyarakat.

“Saya kira ini pencapaian yang luar biasa, karena di masa sidang ini baru dimulai Jumat pekan lalu dan sudah disahkan Jumat hari ini,” ujar Maruarar.

[DPR Setujui UU Antiterorisme, Polisi Bisa Tangkap Pendakwah yang Ajarkan Radikalisme]

Dengan disahkannya UU ini, Maruarar menilai sebaiknya segera dilakukan rapat koordinasi antara Pemerintah, DPR, Polri, TNI, dan juga pihak terkait lainnya.

Maruarar juga optimistis akan berkurangnya aktivitas terorisme dan radikalisme di Indonesia setelah UU ini disahkan. Terlebih, kata dia, masyarakat yang mendukung Pancasila dan juga kerukunan berbangsa dan bertanah air semakin proaktif dalam menyampaikan sikapnya secara terbuka dan berani. (*)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar