Ruddy Gandakusumah Apresiasi Respon Cepat Kapolres Melawan HOAX di Kota Bekasi

Sulistyo Adhi | Sabtu, 26 Mei 2018 | 11:37 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Penjabat Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah mengapresiasi respon cepat yang diperlihatkan oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto dalam menjaga kondusifitas keamanan di Kota Bekasi dari gangguan-gangguan yang dapat memecah belah kerukunan antar umat beragama.

Ruddy juga berharap agar Polres Metro Bekasi Kota dapat segera mengusut secara tuntas para aktor intelektual yang menyebarkan isu HOAX berbau SARA yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Kristen Bekasi for Rahmat Effendi (GPKB FORENDI).

“Pemerintah Kota Bekasi sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Kapolres untuk mengusut hal ini secara tuntas, siapa pelakunya dan apa motifnya. Kedepan ini menjadi pelajaran bagi kita semua, agar tidak ada lagi hal demikian,” ujar Ruddy kepada RAKYATBEKASI.COM, Sabtu (26/05) .

[Kombes Pol Indarto Gawangi Pernyataan Bersama Pimpinan Gereja Kristen Kota Bekasi Melawan HOAX]

PJ Wali Kota Bekasi ini juga mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh tokoh agama serta pimpinan Gereja se-Kota Bekasi yang telah bersikap tegas dengan mengeluarkan pernyataan bersama atas beredarnya kabar HOAX tentang ancaman “Perang Salib” yang akan dilakukan GPKB FORENDI di Kota Bekasi.

“Kami juga mengapresiasi upaya klarifikasi dari pihak Gereja atas kabar hoax tersebut, bahwa itu bukan mereka yang melakukan,” tambahnya.

Tak lupa Ruddy berharap kepada segenap warga Kota Bekasi agar selalu cermat dan teliti dari setiap informasi yang diterimanya. Selebaran Hoax "Perang Salib" tersebut menurutnya, jika tidak segera diantisipasi, maka bisa membuat perpecahan antar umat beragama di Kota Bekasi.

“Kita berharap warga masyarakat Kota Bekasi tidak cepat temakan isu-isu yang tidak bertanggung jawab seperti itu, sehingga dapat mengganggu kerukunan umat yang sudah terjalin baik selama ini,” tandasnya.

Lebih lanjut Ruddy mengaku bahwa pihaknya beserta unsur Muspida dan juga FKUB akan menggelar diskusi rutin bersama seluruh tokoh masyarakat dan juga tokoh agama.

“Kedepan nanti kita akan rapatkan barisan dan memperbanyak komunikasi serta tukar informasi antar sesama tokoh masyarakat dan agama untuk mengeleminir isu-isu semacam ini,” tukasnya.

[Waspada Isu SARA, Kombes Pol Indarto Pastikan Selebaran "Perang Salib" GPKB FORENDI itu HOAX]

“Mari kita perkuat Ukhuwah Wathoniah sebagai sesama anak Bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, ras, agama serta keyakinan untuk menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia yang damai dan sejahtera,” pungkasnya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar