Presiden Jokowi Bagikan 3.026 Sertifikat Tanah untuk Warga Bekasi dan Jaktim

Sulistyo Adhi | Kamis, 31 Mei 2018 | 12:23 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Presiden RI Joko Widodo menyerahkan sebanyak 3026 sertifikat tanah untuk masyarakat, yakni kepada 970 warga Kota Bekasi, 556 warga Kabupaten Bekasi dan 1500 warga Jakarta Timur, DKI Jakarta, Kamis (31/05).

Penyerahan sertifikat tanah kali ini digelar di Asrama Haji Embarkasi Jawa Barat, Kelurahan Marga Jaya, Kota Bekasi.

Presiden Joko Widodo saat penyerahan tersebut didampingi oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, yang turut dihadiri oleh Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa, Pejabat Walikota Bekasi Ruddy Gandakusumah dan juga jajaran terkait lainnya.

Joko Widodo menjelaskan mengapa pihaknya terus melakukan program penyerahan sertifikat kepada masyarakat, ialah guna meminimalisir konflik kepemilikan tanah warga.

Sebab dirinya masih mendapati permasalahan kepemilikan tanah di seluruh wilayah Indonesia, oleh karena itu pihaknya perlu terus mempercepat program penerbitan sertifikat tanah.

"Jelas kepemilikannya dan bila bersengketa sudah ada dasar hukum yang kuat, bila dibandingkan hanya berdasarkan girik. Ini fakta yang ada dan program ini berlanjut hingga 2019," kata Joko Widodo.

Mantan Wali Kota Solo ini pun berpesan kepada masyarakat setelah menerima sertifikat tanah, agar dapat menyimpannya dengan baik, diberi pembungkus plastik dan difotokopikan, sehingga aman dalam penyimpanannya.

"Pegang dan pergunakan dengan baik. Sertifikat ini juga dapat dipakai sebagai jaminan ke bank bila mengajukan pinjaman. Tidak lupa hitung betul besaran kemampuan untuk mengangsur pinjamannya. Untung usaha disimpan," sambung Joko Widodo.

Lebih lanjut Joko Widodo mengaku pihaknya telah menargetkan BPN dalam program penyerahan sertifikat tanah ini hingga 2019 mendatang. Di tahun 2017 pemerintah telah menyerahkan total sertifikat sebanyak 5 juta sertifikat, di 2018 ditargetkan 7 juta sertifikat dan terakhir 2019 ditargetkan 9 juta sertifikat.

Diakhir sambutannya, Joko Widodo pun berpesan kepada masyarakat agar tetap menjaga dan memperat persatuan dan kesatuan bangsa dalam menyambut tahun politik dan semarak pesta demokrasi di dalam pemilihan kepala daerah serentak di tahun 2018 ini.

"Jangan sampai hanya karena pilkada, hubungan persaudaraan menjadi retak. Kalau pemilihan kepala daerah, bupati, walikota atau gubernur, silahkan pilih pemimpin yang paling baik setelah bisa itu rukun kembali," harap Joko Widodo. (goeng)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar