Menang Telak, Pepen Sebut Masyarakat Bekasi Cerdas Tidak Termakan Isu SARA

Sulistyo Adhi | Rabu, 27 Juni 2018 | 18:54 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI – Dua lembaga survei, Media Survei Nasional (Median) dan Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menyatakan bahwa pasangan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto unggul perolehan suara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2018.

Hasil hitungan cepat (quick count) kedua lembaga tersebut tidak jauh berbeda. Paslon petahana ini meraih 67,99% suara mengalahkan paslon nomor urut 2, Nur Suprianto dan Adhy Firdaus yang hanya menorehkan 31,99%.

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun menjelaskan bahwa hasil perolehan suara ini mengambil sampel dari 200 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 12 Kecamatan Kota Bekasi. Pengambilan sampel dilakukan oleh lembaganya mulai dari penghitungan suara di 200 TPS, hingga pukul 18.40 WIB, Rabu (27/06/2018).

“Penghitungan menggunakan metode dengan margin error 2 persen. Selisih perolehan suara cukup jauh, keunggulan pasangan nomor 1 tidak mungkin terkejar dan hasilnya harus disahkan oleh KPU,” tandasnya, usai menyaksikan perhitungan suara bersama paslon 1, di XXI Lounge, Mega Bekasi City.

Menurut Rico, belum pernah terjadi perubahan yang signifikan antara hasil quick count dengan real count. Sehingga, pihaknya memastikan pasangan Rahmat-Tri akan menang pada Pilkada Kota Bekasi tahun 2018.

“Saya ucapkan selamat kepada Bapak Rahmat Effendi dan Bapak Tri Adhianto, semoga bisa membawa Kota Bekasi terus maju,” ucapnya di hadapan awak media.

Sementara itu Rahmat Effendi sang petahana, mengungkapkan rasa syukurnya atas kerja ikhlas semua pihak yang mendukungnya sehingga dirinya bersama dengan Tri Adhianto meraih suara yang sangat signifikan dalam Pilkada Kota Bekasi 2018.

“Alhamdulillah, ini yang terbaik. Berkat kerja partai pengusung, tokoh masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat, rekan media, tokoh agama dan masyarakat luas. Hasil ini menjadi cambuk untuk kerja kami 5 tahun ke depan,” tutur Rahmat saat menggelar konferensi pers.

Dirinya pun tak khawatir jika paslon nomor urut 2 akan melakukan gugatan pasca pemilihan ini.

“Rakyat sudah sangat cerdas, berita hoax yang menyerang, isu SARA tidak berpengaruh besar. Kita tahu 1-2 minggu ke belakang serangan begitu gencar dilakukan. Tapi, saya bangga masyarakat Kota Bekasi sudah jeli melihat. Kenyataannya serangan negatif itu kalah dengan kerja nyata yang sudah ada,” pungkas. (*)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar