Toilet Ambruk Warnai Rapat Paripurna LKPJ DPRD Kota Bekasi

Sulistyo Adhi | Kamis, 19 Juli 2018 | 11:42 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Peserta Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi yang mengagendakan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Wali Kota Bekasi 2013-2018 pada Kamis (19/07/2018) siang, sempat heboh lantaran dikagetkan oleh bangunan ambruk yang berdegum kencang.

Setelah ditelusuri, suara degum kencang tersebut berasal dari toilet Gedung Ruang Paripurna DPRD Kota Bekasi.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Maryadi sangat menyayangkan terjadinya insiden tersebut. Sebab suara gaduh tersebut dapat mengganggu jalannya prosesi rapat paripurna yang dihadiri oleh pimpinan beserta anggota DPRD, Pj Wali Kota Bekasi beserta jajaran SKPD dan juga stakeholder terkait.

“Saya sedang membacakan hasil rapat dan tiba-tiba dikagetkan dengan suara bangunan ambruk,” ungkap Maryadi seusai rapat paripurna.

Menurut politisi Partai Golkar Kalimalang ini, gedung paripurna merupakan fasilitas utama dan juga objek vital yang harus mendapat perhatian serius oleh Sekretariat DPRD Kota Bekasi, seperti perawatan, kebersihan, dan juga ketertiban gedung beserta fasilitasnya, sehingga para legislator dapat beraktifitas dengan nyaman.

“Kalau bangunan tidak layak, ya sekretariat harus mengajukan anggarannya. Nanti kita sahkan di Badan Anggaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Maryadi mengaku bahwa dirinya jarang sekali menggunakan toilet di gedung tersebut sejak dirinya berkantor di DPRD Kota Bekasi, karena terlihat kotor, kumuh dan tidak terawat.

“Saya memang tidak nyaman menggunakan toilet disini karena airnya kurang terawat. Terawat dan bersihnya toilet dapat menunjukkan kepribadian yang baik. Namun sebaliknya, toilet yang tidak bersih dapat menandakan ketidak tertiban,” pungkasnya. (tian) 


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar