12 Camat Kota Bekasi Kompak Menyangkal Bukti Yang Disodorkan Ombudsman RI

Sulistyo Adhi | Kamis, 02 Agustus 2018 | 17:23 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, JAKARTA - Ombudsman RI perwakilan Jakarta Raya telah memeriksa seluruh Camat Kota Bekasi terkait dugaan pemogokan layanan yang terjadi Jum'at (27/07/2018) lalu. Hasilnya, semua camat kompak mengatakan layanan tetap buka seperti biasa.

"Kita sudah meminta mereka jujur, dan hasilnya mereka mengaku layanan tetap berjalan seperti biasa," ujar Ketua Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya kepada RAKYATBEKASI.COM, Kamis (02/08/2018) di ruangannya usai melakukan pemeriksaan.

Dalam proses pemeriksaan tersebut, kata Teguh, pihaknya sudah menyodorkan bukti tertulis yang berisi pernyataan pemogokan layanan di 12 Kecamatan tersebut.

"Kami menerima bukti pernyataan tertulis itu dari Inspektorat Kota Bekasi, yang template pernyataannya sama semua berisi pemogokan pelayanan karena tidak sepakat dengan kebijakan Pj Wali Kota Bekasi," beber Teguh.

"Mereka (12 Camat) tetap mengatakan ada pelayanan. Mereka malah menyalahkan TU nya. Padahal tidak mungkin TU membuat surat tanpa koordinasi dari Camat, apalagi yang memintanya Inspektorat," sambung Teguh.

Kendati demikian, Teguh tidak mempermasalahkan kompaknya nyanyian penyangkalan oleh para Camat, dan tetap memberi keleluasaan kepada mereka untuk menyampaikan informasi sejujurnya.

"Iya itu gak ada masalah, dengan mereka tetap tidak mengaku pun tidak ada masalah. Kita belum sodorkan bukti-bukti lain, berupa gambar, video dan rekaman suara," tukasnya.

Lebih jauh Teguh menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melanjutkan proses pemeriksaan kasus tersebut. Bahkan Teguh mengaku pihaknya akan kembali memanggil pihak lain yang terkait untuk diperiksa guna mendapatkan data yang lebih valid dan dalam.

"Kita akan telusuri terus motif dan aktor intelektual di balik ini semua. Yang pasti, berdasarkan informasi yang kita dapatkan, pasti pemogokan itu ada," pungkasnya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar