Mahkamah Konstitusi RI Tolak Gugatan Pasangan Nur Supriyanto - Adhi Firdaus

Sulistyo Adhi | Kamis, 09 Agustus 2018 | 15:39 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia telah memutuskan menolak gugatan sengketa pemilu yang dilayangkan oleh kuasa hukum pasangan calon (Paslon) Wali Kota - Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 2, Nur Supriyanto - Adhi Firdaus (Pemohon).

Dalam pembacaan amar putusan yang dibacakan oleh Majelis Hakim yang diketuai oleh Anwar Usman ini, gugatan pemohon ditolak dengan alasan tidak memiliki legal standing dan tidak memenuhi ketentuan ambang batas yakni 0,5 persen.

“Memang dalam konteks Kota Bekasi yang penduduknya lebih dari 1 juta jiwa, maka selisih poin yang bisa digugat kan 0,5, tapi dengan fakta selisih antara paslon 1 dan 2 sekitar 33,4,” terang Komisioner KPUD Kota Bekasi, Yayah Nahdiyah Nur Hidayati seusai pembacaan amar putusan di Gedung MK, Jakarta Pusat.

“Jadi pertimbangan lain diabaikan oleh Mahkamah. Karena yang utama legal standing tadi. Kalau legal standingnya tidak ada, maka yang lain diabaikan,” tambahnya.

Setelah pembacaan putusan tersebut, Yayah mengaku pihaknya masih menunggu salinan putusan resmi dari MK yang selanjutnya akan diajukan proses pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi terpilih.

“Nanti MK menerbitkan surat resminya dan diserahkan kepada KPU RI, lalu terakhir baru diberikan ke kita (KPUD Kota Bekasi,” pungkasnya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar