Bawaslu Minta KPU Koreksi DPT Ganda yang Mencapai 1 Juta Pemilih

Sulistyo Adhi | Senin, 10 September 2018 | 16:51 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, JAKARTA - Bawaslu RI menemukan kegandaan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Nasional Pemilu 2019 mencapai setidaknya sebanyak 1.013.067 pemilih. Hasil analisis tersebut diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Senin (10/09/2018) untuk dicermati dan dikoreksi.

Data DPT ganda tersebut merupakan hasil analisis Bawaslu RI terhadap DPT di 285 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dengan total 91.001.344 pemilih.

Dalam menganalisis, Bawaslu mendasarkan kegandaan pada elemen NIK (Nomor Induk Kependudukan), nama dan tanggal lahir pemilih. Bawaslu menggabungkan seluruh data dalam lingkup kabupaten/kota. Ketiga elemen data tersebut menjadi basis analisis kegandaan.

Terhadap DPT ganda tesebut, Bawaslu Kabupaten/Kota akan segera berkoordinasi dengan KPU Kabupaten/Kota untuk melakukan pencermatan bersama.

Pencermatan dan koreksi juga dilakukan atas pemilih yang tidak memenuhi syarat namun masih tercantum dalam DPT, kemudian pemilih yang memenuhi syarat tetapi tidak masuk dalam DPT, serta kesalahan elemen informasi dalam DPT. Pencermatan tersebut dilakukan dengan berkoordinasi dengan partai politik peserta Pemilu di masing-masing daerah.

Bawaslu akan terus bekerja keras melakukan analisis kegandaan dalam DPT terhadap Kabupaten/Kota lainnya hingga 16 September 2018 di tingkat pusat. (*)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar