PAN dan PPP Kota Bekasi Terlambat Serahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK)

Sulistyo Adhi | Minggu, 23 September 2018 | 18:45 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Komisioner KPUD Kota Bekasi divisi Hukum Yayah Nahdiyah membeberkan bahwa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bekasi terlambat saat menyerahkan Laporan Dana Awal Kampanye (LADK) kepada pihaknya.

[baca juga: Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan Batas Akhir Penyerahan RKDK dan LADK Parpol]

Adapun batas akhir waktu yang telah ditetapkan dalam penyerahan LADK partai politik ke KPU adalah hari ini, Minggu 23 September 2018 pukul 18:00 WIB.

"Ada dua partai yang terlambat menyerahkan LADK. PAN Kota Bekasi menyerahkan LADK pada pukul 18:10 WIB, kemudian PPP Kota Bekasi pada 18:30 WIB," ujar Yayah kepada RAKYATBEKASI.COM, Minggu (23/09) sore.

Adapun LADK kedua partai yang terlambat tersebut, lanjut Yayah, tetap diterima oleh pihaknya dengan catatan keterlambatan.

"Kami tetap menerima LADK PPP dan PAN yang terlambat tadi, yang kemudian akan diproses sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku," tambahnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Komisioner Bawaslu Kota Bekasi Ali Mahyail mengaku bahwa pihaknya turut menyaksikan keterlambatan kedua partai tersebut saat menyerahkan LADK.

[baca juga: PPP, PAN dan Gerindra Belum Juga Serahkan LADK ke KPUD Kota Bekasi]

Jika ada parpol yang terkena sanksi pembatalan sebagai peserta pemilu 2019, kata Ali, maka dampak yang terjadi adalah seluruh calon legislatif yang terdaftar pada partai yang bersangkutan, tidak bisa ikut dalam pemilu legislatif yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang.

"Terkait sanksi keterlambatan penyerahan LADK, tertuang dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu pasal 338 ayat 1 untuk calon legislatif dari partai politik," tegas Ali. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :
Tag : #Pemilu Legislatif 2019

Komentar