Pembangunan Tol Becakayu Dikebut, Dishub Kota Bekasi Gelar Rekayasa Lalin

Sulistyo Adhi | Kamis, 04 Oktober 2018 | 15:41 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Mulai Sabtu (06/10) hingga tiga bulan ke depan, Dinas Perhubungan Kota Bekasi akan menutup fungsional Jembatan 6 Kalimalang guna mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan tol Bekasi, Cawang dan Kampung Melayu (Becakayu).

Kepala Bidang Lalu lintas Dishub Kota Bekasi, Johan Budi mengatakan bahwa Kebijakan penutupan ini diambil lantaran ada pemasangan pilket dan penghancuran pier pada jembatan yang semula biasa digunakan untuk putaran kendaraan dari Galaxy menuju Bekasi tersebut.

"PT Waskita sudah negosiasi dengan kami terkait soal ini, karena mereka harus membongkar Jembatan 6 agar melancarkan kelangsungan proses pembangunan Becakayu," ujar Johan Budi kepada awak media, Kamis (04/10/18) siang.

Terkait ditutupnya Jembatan 6, kata Johan, maka pihaknya akan mengalihkan arus lalu lintas ke Jembatan Caman dan kendaraan dari Galaxy yang ingin menuju Bekasi dan menuju Jorr atau Jakarta, maka diharuskan berputar di Jembatan Caman.

“Untuk simpang Galaxy tidak ada perubahan sirkulasi lalu lintas. Yang berubah drastis itu simpang Caman. Jadi dia hanya berfungsi sebagai putaran kendaraan dari Galaxy dan kendaraan dari Jakarta yang ingin menuju ke Jatibening,” beber Johan.

Demi suksesi rekayasa lalu lintas tersebut, Johan berharap peran serta masyarakat dalam mendukung kegiatan tersebut. Karena tanpa dukungan dari masyarakat, kata dia, rekayasa lalu lintas akan kacau meskipun pihaknya menerjunkan 1000 orang petugas Dishub.

"Kita sudah siapkan 80 - 100 petugas Dishub dan juga sebarkan pamflet untuk mengawal rekayasa lalu lintas di hari pertama sampai tujuh hari kedepan, intinya sih kami juga mengharapkan dukungan masyarakat untuk mensukseskan rekayasa lalu lintas ini," pungkas Johan Budi. (GL/tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar