Rumah Sakit Ini Tolak Warga Bekasi Berobat dengan Alasan Hanya Layani 5 Pengguna KS Perhari

Sulistyo Adhi | Selasa, 09 Oktober 2018 | 17:42 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, JATI ASIH - Seorang warga mengaku kesal dan bingung lantaran dirinya mendapat penolakan saat akan memeriksakan kandungan istrinya di Rumah Sakit Kartika Husada, Jati Asih, Kota Bekasi.

Hal tersebut dialami Frans (38) ketika dia menyodorkan Kartu Sehat (KS) miliknya di loket pendaftaran RS Kartika Husada pada Selasa (09/10) siang.

"Awalnya petugas pendaftaran bilang kalau pasien harus ambil nomor antrian tiga jam sebelum jadwal praktek dokter," ucap Frans kepada RAKYATBEKASI.COM, Selasa (09/10).

Dikarenakan praktek dokter kandungan dijadwalkan sekitar pukul 19:00, kata Frans, maka dia sekeluarga langsung pulang dan kemudian kembali lagi ke RS Kartika Husada pada pukul 16:15 untuk ambil nomor antrian lagi.

Sekitar pukul 16:30, lanjut Frans, tanpa ada yang memberi komando tiba-tiba semua pasien berhamburan menuju mesin nomor antrian. Karena situasi tidak terkendali, Frans mengaku dirinya memilih mengambil nomor antrian saat situasi sudah sedikit lenggang dan langsung menuju ke meja pendaftaran.

"Saat menyerahkan nomor antrian di meja pendaftaran, saya langsung ditolak petugas pendaftaran dengan alasan hanya menerima lima (5) orang pengguna KS saja perhari," ujarnya sedih dan kecewa.

Lebih lanjut Frans membeberkan bahwa hal yang sama juga terjadi di saat dia mendatangi Puskesmas Jati Asih untuk meminta surat rujukan untuk pemeriksaan kandungan istri tercintanya.

"Pihak Puskesmas juga bilang kalau mereka hanya melayani lima (5) rujukan KS perhari. Bahkan petugasnya bilang kalau mau dapat rujukan dengan KS, harus datang sepagi mungkin," bebernya.

"Yang jadi pertanyaan saya adalah, apakah hal ini sudah menjadi standar Pelayanan kesehatan di seluruh Kota Bekasi," pungkasnya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :
Tag : #Pemkot Bekasi #Kartu Sehat #KS #Kartu Sehat Bekasi #Kartu Bekasi Sehat #Dinkes Bekasi #RS Kartika Husada

Komentar