Korupsi Ratusan Ton Beras Bencana, Kejaksaan Tahan Oknum Pegawai BPBD Kota Bekasi

Sulistyo Adhi | Kamis, 15 Nopember 2018 | 06:18 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Kejaksaan Negeri Kota Bekasi telah menahan dua orang oknum pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi setelah terbukti melakukan penyimpangan pengajuan dan penyaluran Beras Pemerintah Bencana Alam atau CBP (Cadangan Beras Pemerintah) pada tahun 2016 – 2017 yang berasal dari Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Karawang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi, Hermon Dekristo mengungkapkan bahwa pihaknya telah menahan kedua tersangka berinisial AD dan FT, setelah melakukan pemeriksaan intensif selama dua minggu sejak pertama kali menemukan bukti-bukti awal terkait kasus tersebut.

“Para tersangka yakni FT dan AD terbukti memalsukan surat dari Wali Kota Bekasi kepada Bulog untuk permintaan bantuan beras bencana ke Kota Bekasi, akhirnya pihak Bulog mengirimkan bantuan beras bencana sebesar 100 ton setiap tahunnya,” ungkap Hermon, Rabu, (14/11/2018).

Setelah penahanan tersebut, kata dia, pihaknya terus melakukan langkah pengembangan pada kasus penyelewengan beras bencana yang ditaksir telah merugikan negara sekitar Rp1,8 Miliar rupiah itu. Sehingga menurut Hermon, tidak menutup kemungkinan akan adanya dugaan tersangka baru yang terkait dengan kasus tersebut.

“Tidak menutup kemungkinan kasus ini akan berkembang sesuai dengan fakta, dalam waktu dekat kami akan melakukan penggeledahan di tempat dilaksanakannya tindak pidana tersebut,” tandasnya.

Sebagai informasi, modus operandi yang dilakukan oleh kedua oknum tersebut ialah dengan mendistribusikan beras bencana tersebut ke toko kelontong dan juga penjual beras untuk memperkaya dirinya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar