Disparbud Kota Bekasi Akan Tutup THM Tanpa Izin Pariwisata

Sulistyo Adhi | Selasa, 13 Nopember 2018 | 16:23 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi, Ahmad Zarkasih akan menindak tegas Tempat Hiburan Malam (THM) yang tidak mengantongi izin lengkap. Pasalnya, dari sekian banyaknya tempat karaoke, spa dan refleksi yang beroperasi di Kota Bekasi, disinyalir perizinan yang dimilikinya belum sesuai peraturan pariwisata.

Pihaknya telah memanggil para pengelola tempat hiburan untuk memastikan bahwa usaha mereka telah memiliki rekomendasi izin yang dikeluarkan Disparbud. Sebab, izin usaha berupa Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP), tidak dikeluarkan jika belum melalui rekomendasi teknis Disdparbud.

Kendati demikian, Zarkasih menduga TDUP yang dimiliki oleh pengelola tempat hiburan tersebut, tidak melalui rekomendasi teknis. Hal tersebut menurutnya terbukti dari data Disparbud Kota Bekasi yang mencatat 35 tempat usaha karaoke, 16 tempat spa dan terakhir 10 tempat refleksi, yang totalnya menjadi 61 tempat usaha se Kota Bekasi.

“Bisa saja mereka katakan sudah punya TDUP, tetapi apakah mereka bisa menunjukkan buktinya? Karena TDUP itu harus diperbaharui setiap tahun. Jika kedapatan, maka kita akan layangkan surat peringatan 1, 2 sampai 3. Kemudian kita akan menindak tempat hiburan yang tidak memiliki izin, dengan menutup tempat usaha tersebut,” katanya, saat dihubungi melalui selulernya, Selasa (13/11).

Mengingat sumber daya manusia yang dimiliki Disparbud sangat terbatas untuk melakukan pengawasan seluruh tempat hiburan yang ada di Kota Bekasi, Zarkasih berharap peran serta masyarakat dan juga segenap stakeholder untuk melakukan pengawasan terhadap tempat hiburan di wilayahnya masing-masing.

“Kita terus berupaya melakukan sosialisasi kepada pengelola THM agar mengurus perizinannya. Dan diharapkan peran serta stakeholder dapat membantu mengawasi lokasi tempat hiburan,” terangnya.

Sementara itu terpisah, Kepala Bidang Data Pengembangan Teknologi Informasi dan Pengaduan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi, Robert Siagian mengaku pihaknya telah melalui prosedur dalam menerbitkan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Setiap perizinan yang dikeluarkan oleh pihaknya, menurut Robert telah melalui proses rekomendasi teknis dari dinas terkait yang merupakan persyaratan bagi setiap pemohon ketika hendak mengajukan perizinan.

“Setiap izin yang diterbitkan oleh DPMPTSP, sudah melalui prosedur rekomendasi teknis dinas terkait. Misalnya, TDUP tentu akan dimintai rekomendasi teknisnya dari Disparbud,” bebernya.

Ketika disinggung pihaknya dapat menerbitkan TDUP tanpa harus memiliki rekomendasi teknis dari dinas terkait, Robert membantah hal tersebut dilakukan oleh pihaknya.

“Tidak mungkin keluar TDUP kalau tidak ada rekomendasi teknis dinas terkait. Karena persyaratan teknis itu harus dilampirkan setiap pemohon yang akan mengurus izin,” tutup Robert dengan nada sedikit meninggi. (sgr/tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar