Ini Dia Titik dan Zona Larangan Memasang Alat Peraga Kampanye Calon Legislatif

Sulistyo Adhi | Kamis, 15 Nopember 2018 | 15:46 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Memasuki pertengahan Bulan November 2018, atau berkisar 5 bulan sebelum pemilihan umum 2019 digelar, para Calon Anggota Legislatif (Caleg) di seluruh tingkatan terus berpacu dengan waktu menggelar sosialisasi ke masyarakat demi mendongkrak popularitas dan elektabilitasnya.

Berbagai macam metode pun dilakukan demi merebut simpati masyarakat, seperti mengunjungi sekolah dan lembaga pendidikan demi mendulang pemilih pemula, memberikan sembako bagi masyarakat miskin dan tak mampu, hingga pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) berupa stiker, spanduk dan baliho raksasa bergambar dirinya di setiap sudut kota.

Kendati demikian, pihak penyelenggara pemilu yakni KPU dan Bawaslu telah membuat aturan main dalam menetapkan jadwal kampanye hingga mengatur titik-titik area yang diperbolehkan untuk memasang Alat Peraga Kampanye.

Aturan main tersebut merujuk pada Undang-undang nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Berdasarkan payung hukum tersebut, KPU dan Bawaslu berharap agar seluruh peserta pemilu taat dan patuh terhadap aturan tersebut.

Namun nyatanya, aturan tersebut hanya dianggap sekedar tumpukan huruf dan angka hitam yang menghiasi kertas putih.

Berdasarkan pengamatan kami terhadap Alat Peraga Kampanye yang terpasang di sejumlah titik di Kota Bekasi, hampir seluruh Caleg dari berbagai partai melakukan pelanggaran terhadap aturan yang dikeluarkan KPU Kota Bekasi yang bernomor 159.1/PL.01.5-Kpt/3275/KPU-Kot/IX/2018 tentang Penetapan Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye di Kota Bekasi pada Pemilihan Umum 2019.

baca juga: [Besok, Bawaslu Copot Alat Peraga Kampanye yang Langgar Aturan se Kota Bekasi]

Dalam regulasi tersebut, KPU Kota Bekasi melarang pemasangan Alat Peraga Kampanye di sejumlah titik, seperti:

  1. Tempat Ibadah termasuk halaman.
  2. Rumah Sakit atau tempat pelayanan kesehatan.
  3. Gedung milik pemerintah.
  4. Lembaga pendidikan (gedung dan sekolah).
  5. Jalan-jalan protokol.
  6. Jalan bebas hambatan.
  7. Sarana dan prasarana publik, dan/atau
  8. Taman dan pepohonan

Bawaslu Kota Bekasi divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Ali Mahyail berharap seluruh peserta pemilu dapat mematuhi aturan yang ditetapkan agar Pemilu 2019 dapat berlangsung dengan aman, nyaman dan tidak merugikan masyarakat dan juga lingkungan.

Terkait pemasangan Alat Peraga Kampanye di luar aturan dan ketentuan yang berlaku, menurut Ali akan berdampak negatif bagi Caleg itu sendiri, selain itu juga mengurangi keindahan serta estetika tata kota dan lingkungan.

“Kita sudah melayangkan surat ke Satpol PP Kota Bekasi untuk merazia seluruh APK di titik-titik yang dilarang,” ujarnya.

Dalam penertiban Alat Peraga Kampanye tersebut, Bawaslu akan melibatkan sejumlah unsur seperti; Satpol PP, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Satlantas Polres Metro Bekasi dan juga Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam)di setiap wilayah dan terakhir dari pihak pelanggar yakni partai politik peserta pemilu.

“Kalau memang melanggar, kita tidak pandang bulu. Semua APK Caleg atau partai politik akan kita tertibkan,” tutup Ali. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :
Tag : #Pemilu Presiden 2019 #Pemilu Legislatif 2019

Komentar