Penertiban APK oleh Bawaslu Kota Bekasi Belum Maksimal

Sulistyo Adhi | Sabtu, 17 Nopember 2018 | 14:10 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Operasi penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) calon legislatif dan calon presiden/wakil presiden yang dilakukan secara serentak di seluruh kecamatan oleh Badan Pengawas Pemilu Kota Bekasi,pada Jumat (16/11/2018), rupanya belum maksimal.

Hal tersebut mencuat seiring ditemukannya beberapa APK yang masih terpampang di titik yang jelas-jelas dilarang. Salah satunya ialah spanduk caleg yang berada di pertigaan lampu merah Pekayon Bekasi Selatan serta beberapa APK yang terpasang pada Bilboard di sepanjang jalan protokol.

baca juga: [Besok, Bawaslu Copot Alat Peraga Kampanye yang Langgar Aturan se Kota Bekasi]

Mengacu pada Peraturan KPU Nomor 33 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum dan Peraturan Bawaslu Nomor 28 Tahun 2018 tentang Pengawasan Kampanye Pemilihan Umum, keberadaan APK yang melanggar ketentuan seyogyanya ditindak atau ditertibkan.

baca juga: [Ini Dia Titik dan Zona Larangan Memasang Alat Peraga Kampanye Calon Legislatif]

Kendati demikian, Bawaslu Kota Bekasi berkelit bahwa tidak ditertibkannya APK tersebut akibat keterbatasan alat yang dimiliki.

“Soal bilboard besar yang terpasang, bisa kita turunkan karena keterbatasan alat yang dimiliki oleh Satpol PP, selanjutnya kita akan berkoordinasi dengan Dinas Tata Ruang dan PUPR untuk menurunkan bilboard tersebut,” ujar Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Kota Bekasi, Ali Mahyail dalam pesan singkatnya.

Operasi penertiban tersebut, lanjut Ali, bakal dilakukan pihaknya secara bertahap dan berkelanjutan, terutama dalam menertibkan APK yang mekanisme pencopotannya harus melibatkan instansi terkait.

“Kita akan surati dulu minggu depan dinas terkait,” katanya.

Sebagai informasi, bahwa dalam operasi penertiban ini, Bawaslu didampingi oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi dan juga seluruh Panwascam di setiap kecamatan yang ada di Kota Bekasi.

Dari hasil sweeping tersebut, Bawaslu berhasil mengamankan rata-rata sebanyak 500 APK di setiap kecamatan yang terpasang di jalan protokol, pohon dan tiang listrik serta yang dimensinya tidak sesuai dengan Peraturan KPU.

“Rata-rata alat peraga yang ditertibkan sekitar 500 APK perkecamatan,” pungkas Ali. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar