Bawaslu Periksa 25 Caleg Nasdem Kota Bekasi terkait Iklan Kampanye di Luar Jadwal

Sulistyo Adhi | Rabu, 28 Nopember 2018 | 14:37 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Bawaslu Kota Bekasi menggelar pemeriksaan atas kasus dugaan pelanggaran pidana pemilu kepada sekira 25 calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Bekasi yang beriklan kampanye di luar jadwal, pada Rabu (28/11/2018) di Kantor Bawaslu Kota Bekasi.

baca juga: [Ini Dia Titik dan Zona Larangan Memasang Alat Peraga Kampanye Calon Legislatif]

[Bawaslu Kota Bekasi Sosialisasikan Netralitas ASN pada Pemilihan Umum 2019]

Komisioner Bawaslu Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Ali Mahyail mengungkapkan bahwa seluruh terperiksa memberikan keterangan yang sama persis kepada pihaknya.

“Dari 15 pertanyaan yang kita ajukan, semua Caleg itu memberikan jawaban yang sama. Mereka mengaku tidak tahu menahu soal pemasangan foto mereka di salah satu media cetak Bekasi,” kata Ali kepada awak media.

baca juga: [Beriklan di Media Massa seperti Demokrat, Bawaslu Bidik Nasdem Kota Bekasi]

Sementara itu Komisioner Bawaslu Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Kota Bekasi, Muhammad Iqbal Alam Islami membeberkan bahwa kasus tersebut masih dalam proses pengkajian oleh tim Sentra Gakkumdu Kota Bekasi, yang notabene memiliki kewenangan atas kasus pidana pemilu.

“Hasil pemeriksaannya nanti dikaji oleh tim Sentra Gakkumdu. Bagaimana keputusannya kita lihat nanti, apakah memenuhi unsur pidana pemilu atau tidak. Kalau memenuhi, maka berlajut ke tahap penyidikan,” terang.

baca juga: Beriklan di Media Massa, Partai Demokrat Kota Bekasi Terancam Sanksi Pidana Pemilu

[Iklan Kampanye Nasdem Kota Bekasi dapat Berujung Pidana Pemilu]

Sebagai informasi, sebagaimana diatur di dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 276 ayat 2, dengan ketentuan pidana pada pasal 492, para pelaku yang melakukan pelanggaran pidana pemilu diancam hukuman 1 tahun penjara dan denda maksimal Rp12 juta. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar