DPC Organda Kota Bekasi Siap Gelar Muscab pada 23 Desember 2018

Sulistyo Adhi | Rabu, 19 Desember 2018 | 13:27 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - DPC Organda (Organisasi Angkutan Darat) Kota Bekasi dipastikan akan mengganti pimpinan dan kepengurusannya melalui Musyawarah Cabang yang rencananya akan digelar pada 23 Desember 2018 mendatang.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Panitia Muscab DPC Organda, H. Suherman, yang mengaku pihaknya sudah siap melaksanakan musyawarah yang digelar lima tahunan ini, mulai dari konsolidasi internal pengurus DPC, kemudian koordinasi dengan pengurus Jawa Barat dan juga stakeholder lain di Kota Bekasi.

“Kita akan gelar Muscab pada 23 Desember 2018 ini. Insya Allah semua persiapan sudah matang, tinggal pengoptimalannya saja,” beber Suherman kepada awak media, Rabu (19/12/2018) di Kantor DPC Organda Kota Bekasi, Jalan Baru underpass Bekasi Timur.

Selain fokus terhadap seremoni kegiatan, Suherman juga mengungkapkan bahwa pihaknya pada hari ini telah membuka pendaftaran bagi calon ketua Organda hingga tiga hari ke depan. Kendati hari ini baru saja diumumkan, Suherman mengatakan bahwa sudah ada yang mendaftar sebagai calon ketua yakni Awin Saputra.

“Kita buka pendaftaran selama tiga hari, mulai hari ini sampai Jumat besok,” terangnya.

Sementara itu masih di lokasi yang sama, Ketua SC Muscab Organda Kota Bekasi, Abdurrahman Nawawi mengaku tidak ada kriteria khusus bagi para calon Ketua DPC Organda Kota Bekasi yang nanti akan bertarung dalam Muscab. Hanya saja pihaknya menitikberatkan, agar calon ketua memiliki loyalitas dan dedikasi yang tinggi dalam membesarkan organisasi.

“Siapa pun yang mendaftar kita terima, yang terpenting dia memiliki visi yang jelas dan keinginan kuat dalam membangun organisasi yang selaras dengan program pemerintah,” ucap Abdurrahman.

Demi kesuksesan pelaksanaan Muscab nanti, Abdurrahman mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Wali Kota Bekasi dan juga SKPD terkait mengenai rencana kegiatan tersebut, terutama mengenai pembukaan pendaftaran calon ketua yang terbuka bagi semua kalangan termasuk juga pegawai negeri sipil.

“Jika ada calon dari unsur PNS atau ASN, dia harus melampirkan surat keterangan dari instansi tempatnya mengabdi. Tapi pada prinsipnya tidak ada aturan yang melarang hal itu,” pungkasnya. (han/tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar