Meski Sudah Dilantik, Sekda Kota Bekasi Dianggap Tak Ada Oleh Pegawai

Sulistyo Adhi | Selasa, 19 Pebruari 2019 | 08:21 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM - Pasca dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi beberapa waktu yang lalu, Ketua Lembaga Kajian Kebijakan Daerah (LK2D) Bekasi, Usman Priyanto melihat Reny Hendrawati yang sebelumnya menjabat sebagai mantan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) itu seperti tidak dianggap keberadaannya oleh sejumlah ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemkot Bekasi.

"Menjelang konsolidasinya di internal Pemda Kota Bekasi, Bu Sekda terus melakukan komunikasi antar SKPD dalam rangka memajukan Kota Bekasi ke depan menjadi lebih baik lagi karena banyak "Pekerjaan Rumah" yang harus dibenahi di dalam internal roda Pemerintahan Kota Bekasi. Akan tetapi begitu ironis ketika Bu Sekda mengundang perwakilan dari masing-masing SKPD se-Kota Bekasi dalam rangka rakor (Rapat Koordinasi_red) ternyata yang hadir hanya dua SKPD," ungkap Usman kepada RAKYAT BEKASI, Sabtu (16/02) lalu.

Minimnya kehadiran SKPD tersebut, lanjut Usman, menunjukan bahwa Sekda Kota Bekasi hasil seleksi ini tidak dihargai bahkan terkesan belum bisa diterima oleh segenap ASN di lingkungan Pemkot Bekasi.

"Suka atau tidak suka, posisi Sekda hari ini di Kota Bekasi sudah menjadi kebijakan Walikota yang seharusnya seluruh pegawai Pemerintah Kota Bekasi baik ASN maupun TKK harus mematuhi perintah dan kebijakan Bu Sekda Reni," imbaunya.

Saat dikonfirmasi, Sekda Reny mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah memimpin Rakor. "Ibu itu tidak pernah memimpin Rakor. Dan itu pun giat dimana? apa yang dibahas? sepengetahuan saya, rakor biasanya Pak Wali yang memimpin," bantah Reny.

Hal senada juga dilontarkan oleh Kabag Publikasi Humas Pemkot Bekasi Sudarsono, yang menjelaskan bahwa Ibu Sekda tidak pernah memimpin Rakor.

"Dan itu pun giat dimana apa yang dibahas, sepengetahuan saya rakor biasanya Pak Wali langsung yang mimpin," cetusnya. (YD)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar