109 WNA di Kota Bekasi Tak Berhak Ikut Pemilu 2019 Meski Sudah Miliki NIK

Sulistyo Adhi | Rabu, 27 Pebruari 2019 | 17:19 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM - Tak kurang dari 109 Warga Negara Asing (WNA) telah memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau Kartu Izin meneTap (KITAP), yang dikeluarkan oleh Imigrasi Pusat di Kota Bekasi.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, Taufiq, membenarkan bahwa sebanyak 109 WNA dengan status sebagai pekerja ataupun telah menikah dengan penduduk asli di Kota Bekasi, telah memiliki NIK atau KITAP.

“Dari data yang ada sebanyak 109 WNA yang sudah memiliki NIK di Kota Bekasi yang dikeluarkan oleh Imigrasi Pusat,” ujarnya, Rabu (27/02).

Meskipun telah memiliki NIK, lanjut Taufiq, para WNA tersebut tidak memiliki hak untuk mengikuti proses pemilihan umum (Pemilu) di Indonesia pada bulan April 2019 mendatang.

Disdukcapil Kota Bekasi juga telah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi, guna melakukan verifikasi terhadap mereka.

“Datanya sudah kami berikan ke KPU Kota Bekasi untuk diverifikasi, karena syarat untuk mengikuti pemilu selain memiliki NIK, mereka juga harus Warga Negara Indonesia (WNI),” terangnya.

Taufiq juga membeberkan bahwa kebanyakan para WNA yang telah memiliki NIK tersebut berasal dari negara Amerika, Asia dan sejumlah negara lainnya.

“Ada yang dari Amerika, Asia dan lainnya. Hanya saja berapa jumlahnya, datanya harus dicek kembali, terkait berapa lama mereka bisa memiliki NIK-nya harus dikonfirmasi ke Imigrasi Pusat,” pungkasnya.(gir/tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar