Tak Tuntas Tangani Kasus Caleg PAN Intan Fauzi, PC PMII Kota Bekasi Geruduk Kantor Bawaslu

Sulistyo Adhi | Rabu, 27 Maret 2019 | 14:47 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM - Puluhan massa aksi aktivis mahasiswa Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bekasi menggeruduk Kantor Bawaslu Kota Bekasi yang berada di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (27/03).

Para mahasiswa tersebut gemas dengan Bawaslu Kota Bekasi yang tidak menindaklanjuti laporan warga Kota Bekasi yang melaporkan Ketua KPUD Kota Bekasi Nurul Sumarheni yang dinilai lalai dan tak bertanggungjawab ketika membiarkan truk rombeng terbuka mengangkut surat suara yang viral beberapa waktu lalu.

[Dompleng Bantuan Kemenkes RI, Bawaslu Proses Pelanggaran Kampanye Intan Fauzi PAN]

[Kejaksaan Negeri Bekasi Dituding Lemah dan Masuk Angin Tangani Kasus Intan PAN]

Kendati terik matahari sangat menyengat, puluhan mahasiswa PMII tersebut tetap lantang berorasi dan menuntut pemecatan Ketua Bawaslu Kota Bekasi Tommy Suswanto karena dianggap tak becus dalam mengawal penuntasan sejumlah kasus pelanggaran pemilu sehingga kebanyakan terhenti sebelum sampai ke tahapan persidangan.

[Bawaslu: Dasar Kesalahannya Amat Kuat, Intan Fauzi PAN Terancam Tak Ikuti Pemilu 2019]

[Tokoh Politik Perempuan Bekasi: Bawaslu dan Gakkumdu Jangan Tebang Pilih Kasus, Apalagi Masuk Angin]

Tak hanya itu, massa aksi juga menuntut agar Bawaslu Kota Bekasi bersama Gakkumdu tidak main-main dan mengusut tuntas kasus Caleg DPR RI asal PAN Intan Fauzi yang kedapatan mendompleng program bantuan Kementerian Kesehatan RI.

"Kami menuntut Bawaslu Kota Bekasi tidak tebang pilih terhadap pidana dan pelanggaran pemilu yang terjadi di Kota Bekasi dan meninjau ulang rekrutmen Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Kota Bekasi," ujar Koordinator Aksi, Tri Suharsono lantang dalam orasinya.

Terkait minimnya kasus dugaan pelanggaran kampanye dan pidana pemilu sampai ke meja hijau, Tri Suharsono dengan lantang mengancam agar Bawaslu dan Gakkumdu jangan main mata serta masuk angin dan terkesan menahan kasus tersebut sehingga hanya mempertunjukkan dagelan sandiwara pemilu.

"Bawaslu, kepolisian dan kejaksaan jangan sampai "mandul" dan main mata, maka dengan ini Kami PC PMII Kota Bekasi sebagai kader penggerak bangsa akan mengawal penanganan kasus pidana Pemilu 2019 ini, khususnya di Kota Bekasi," tegasnya.

Selain persoalan tebang pilih kasus pelanggaran pemilu, mereka juga menuding Bawaslu Kota Bekasi tidak transparan dalam distribusi informasi terhadap masyarakat.

"Pecat juga Staff Bawaslu Kota Bekasi yang terindikasi pernah bergabung dengan parpol sebelum 5 tahun masa habis keanggotaannya," tutup Tri.

[Demonstran Tuntut Bawaslu Tuntaskan Kasus Dugaan Pelanggaran Pemilu Caleg PAN Intan Fauzi]

Pada kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Tomy Suswanto secara lugas menghadapi langsung dan berdialog dengan para pendemo.

"Semua tuntutan kalian kami terima dan akan kami tindak lebih lanjut. Bawaslu Kota Bekasi akan lebih ekstra untuk kinerjanya dan akan usut semua laporan dan tidak pandang bulu," ujar Tommy singkat. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar