Beredar Whatsapp Perolehan Kursi Caleg di Kota Bekasi, Bawaslu Minta Tunggu Rekapitulasi KPU

Sulistyo Adhi | Kamis, 25 April 2019 | 13:42 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Pasca pencoblosan pemilihan umum serentak pada 17 April 2019 lalu, sejumlah masyarakat di Kota Bekasi dihebohkan oleh informasi yang beredar via whatsapp yang berisi tentang perolehan kursi DPRD Kota Bekasi hasil pemilu legislatif versi quick count (Penghitungan Cepat) oleh PTPSi (Pengawas TPS independen) Relawan TPS untuk DPRD Kota Bekasi.

Meski informasi tersebut diragukan kevalidan datanya karena hanya menyebutkan nama partai dan caleg tanpa besaran suara yang diraihnya, namun diakui banyak pihak yang merasa dirugikan, terutama calon legislatif yang digadang-gadang gagal menduduki kursi empuk DPRD Kota Bekasi.

Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin menilai rilis yang beredar tersebut tidak relevan dan bersifat tendensius. Apalagi perolehan kursi PPP yang sebelumnya pada pileg 2014 mendapat 4 kursi, dalam Penghitungan Cepat Versi PTPSi (independen) Relawan TPS untuk DPRD Kota Bekasi hanya tersisa 3 kursi.

"Saya optimis PPP dapat 6 kursi, kita punya data dan gak mungkin PPP turun. Itu hoax yang beredar," ujar Sholihin.

Hal sama juga diungkapkan calon anggota legislatif asal PDI Perjuangan Kota Bekasi, Fransiskus Sinaga yang menyebut informasi tersebut hoax dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Menurut pria yang maju di daerah pemilihan Jatiasih-Jatisampurna ini, partainya bakal memperoleh 14 kursi dan kembali menjadi pemenang Pemilu 2019 di Kota Bekasi.

Data perolehan kursi yang disuguhkan oleh PTPSi, menyebut PDI Perjuangan hanya mendapat 11 kursi atau berkurang dari jumlah perolehan pada Pileg 2014 silam, yakni sebanyak 12 kursi.

"Bekasi Timur dan Bekasi Selatan contohnya, masa PDI Perjuangan hanya 1 kursi, tidak jelas acuan yang dirilis PTPSi," terang Frans yang dulu aktivis Pemuda Katholik ini.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kota Bekasi Bidang Pengawasan dan Penindakan, Ali Mahyail meminta agar semua pihak menahan diri hingga rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU Kota Bekasi selesai. Ali bahkan menekankan bahwa info hoax tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Bukan hasil perhitungan resmi, hasilnya belum tentu benar," kata Ali melalui pesan singkatnya.

Kendati demikian, Ali tidak melarang bagi siapapun untuk melakukan penghitungan sendiri atau hitung cepat (quick qount) terhadap perolehan hasil pemungutan suara pada 17 April kemarin.

Hanya saja dirinya khawatir bila hal tersebut hanya bertujuan membangun opini sesuai keinginan pihak yang merilis dan juga berdampak tidak baik bagi masyarakat umum, karena tidak teruji secara lembaga maupun keilmuan.

"Sebagai gambaran boleh-boleh saja, tapi pastinya kita tunggu rapat pleno rekapitulasi KPU Kota Bekasi," ujar Ali. (han)

Berikut isi pesan whatsapp Penghitungan Cepat Versi PTPSi (independen) Relawan TPS untuk DPRD Kota Bekasi:

Dapil 1 Bekasi Timur & Bekasi Selatan 9 kursi
- Yogi Kurniawan, S.I.KOM (golkar)
- Daryanto (golkar)
- Dadi Kusradi (PKS)
- Bambang Purwanto (PKS)
- Nicodemus (PDIP)
- Epi Susanto (Gerindra)
- Mustofa (Gerindra)
- Lili Anggraeni (PPP)
- Dedi Djunaedi (PAN)

Dapil 2 Bekasi Utara 7 kursi
- Arif Rahman (PDIP)
- Wasimin (PDIP)
- Heri Purnomo (PKS)
- Sulistiadi (Golkar)
- Anton (Gerindra)
- Ronny Hermawan (Demokrat)
- Nawal Husni (PPP)

Dapil 3 Bantar Gebang, Rawalumbu, & Mustikajaya 10 Kursi
- Uri Huryati (Golkar)
- Suciwati (Golkar)
- Tumai (PDIP)
- Oloan Nababan (PDIP)
- Eko Budi (Gerindra)
- Ibnu Hajar (Gerindra)
- Alimudin (PKS)
- Solihin (PPP)
- Josef Josafat (Demokrat)

Dapil 4 Jatiasih - Jatisampurna 7 Kursi
- Anim Imanuddin (PDIP)
- Asan (PDIP)
- Darajat Kardono (PKS)
- Sutris (PKS)
- Edi (Golkar)
- Supandi (Gerindra)
- Aminah (PAN)

Dapil 5 Pondok Gede - Pondok Melati 7 Kursi
- Herman (PDIP)
- Heri Purnomo (PDIP)
- Faisal (Golkar)
- Syaifudullah (PKS)
- Chairuman (PKS)
- Puspa (Gerindra)
- Sodikin (Demokrat)

Dapil 6 Bekasi Barat - Medan Satria 9 Kursi
- Sudirman (PDIP)
- Ahmad Faisal (PDIP)
- Lilis Nurlia (PKS)
- Sardi Effendi (PKS)
- Marta (Golkar)
- Maryadi (Golkar)
- Nurhasanah (Gerindra)
- Murfati (Gerindra)
- Arwis Sembiring (Demokrat)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar