Kader Partai vs Kader "Nyomot" Jelang Konfercab DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi

Sulistyo Adhi | Jumat, 28 Juni 2019 | 08:52 WIB

Share Tweet




Oleh: Sayutih, S. Sos [Ketua DPC Repdem Kota Bekasi]

Hingar bingar media sosial dengan isu menggelikan yang menggadang-gadang Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto sebagai kandidat kuat calon Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi membuat saya mengerutkan dahi, kaget tapi tidak sampai terheran-heran (seperti sayur kol).

Lantas saya berpikir keras ketika PDI Perjuangan sebagai partai kader dianggap mandul karena tidak mampu melahirkan kader-kader berideologis yang berkualitas serta mumpuni sehingga terpaksa harus 'nyomot' figur eksternal untuk mengemban amanah dalam menerima tongkat estafet regenerasi kepemimpinan partai.

Hal tersebut sudah teramat jelas bakal mendegradasi PDI Perjuangan sebagai partai kader yang tak pernah kehabisan stok pemimpin yang lahir, besar dan berjuang bersama kader-kader partai. Terlebih isu murahan tersebut mendadak muncul jelang pelaksanaan Konfercab DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi yang sudah dijadwalkan akan digelar pada 14 Juli 2019 mendatang.

Berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, saya mencoba melakukan pencarian sejumlah nama yang merupakan kader partai asli yang berpotensi besar menerima tongkat estafet kepemimpinan sebagai Ketua, Sekertaris dan Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, sesuai dengan amanat Rakernas.

  • Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi

Dari sekian banyak nama yang beredar, baik hanya sekedar gosip ala warung kopi hingga menjadi bahan unggahan di media sosial seperti Facebook, radar politik saya merasakan pancaran sinyal kuat serta solid yang berasal dari putra asli Kota Bekasi yakni ARIEF RAHMAN HAKIM (ARH) sebagai figur yang sangat cocok untuk menakhodai DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi selama 5 tahun ke depan.

Figur ARH yang berkarakter merupakan representasi dari salah satu kader terbaik partai yang meraih suara terbanyak pada kontestasi Pemilu Legislatif 2019 beberapa waktu lalu. Rekam jejak ARH sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Bekasi Utara ditambah latar belakangnya sebagai santri, menjadi modal besar baginya sebagai suksesor Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi yang bisa diterima oleh seluruh kader partai di semua tingkatan yang ada di Kota Bekasi.

  • Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi

Mengingat pentingnya posisi sekretaris dalam menjalankan roda organisasi dengan sejumlah fungsi lain yang melekat antara lain; sebagai think-tank, dinamisator, penggerak serta komunikator yang handal.

Berdasarkan kriteria tersebut, AHMAD FAISYAL HERMAWAN menjadi pilihan teratas sebagai kandidat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi dengan segudang pengalamannya sebagai Tenaga Ahli di Senayan, mantan aktivis, dan diyakini memiliki kedekatan dengan elit politik nasional yang tentunya menjadi nilai tambah tersendiri untuk kemajuan Partai di Kota Bekasi 

  • Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi

Dalam dunia politik, seorang bendahara tidak melulu harus lulusan ekonomi ataupun akuntansi. Memiliki kemampuan dalam mencari sumber-sumber keuangan untuk organisasi menjadi salah satu syarat wajib seorang bendahara.

Radar politik saya menandai NICODEMUS GODJANG sebagai pilihan yang sangat logis sebagai Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi dengan sepak terjangnya sebagai jurnalis kawakan yang memiliki jaringan media dan tak asing di kalangan birokrat Kota Bekasi.

Saya yakin perpaduan tiga figur tersebut di atas, ditambah dengan dukungan solid dari seluruh kader partai maka saya optimis PDI Perjuangan Kota Bekasi akan semakin maju dan menjadi partai teratas yang semakin dipercaya oleh masyarakat Kota Bekasi yang plural dan heterogen.

Sekali lagi, semua keputusan ada pada pengurus PAC, DPC, dan DPD untuk mengusulkan nama kandidat, berpikirnya untuk kemajuan Partai bukan berpikir 'wani piro'. Sayang beribu sayang, sayap partai tidak bisa mengusulkan dan mengusung nama. Saya sebagai Ketua DPC Repdem Kota Bekasi hanya bisa memberikan masukan, semoga bisa bermanfaat.


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar