Tolak Pendirian Unit Sekolah Baru, BMPS Geruduk Pemkot Bekasi

Sulistyo Adhi | Selasa, 16 Juli 2019 | 13:27 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Puluhan Guru yang tergabung di Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi menggeruduk Pemerintah Kota Bekasi (Pemkot) dengan tuntutan menolak adanya pendirian Unit Sekolah Baru (USB) yang dibangun oleh pihak Pemkot Bekasi jelang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Sekretaris BMPS Kota Bekasi, Ayung Sardi Dauli mengatakan bahwa aksi demonstrasi mereka gelar guna menyampaikan lima tuntutan kepada Wali Kota Bekasi, serta Dinas Pendidikan.

“Kami menolak adanya pendirian sekolah baru di Kota Bekasi, tanpa melalui kajian dan persiapan saran dan prasarana yang memadai,” ujarnya, Selasa (16/7/2019).

[Kursi Kosong pada PPDB SMP Zonasi Radius Kota Bekasi Dibanderol Rp 8 Juta]

Menurut Ayung, sebelum masa tenang pada Pilpres dan Pileg 2019 lalu, Wali Kota Bekasi sempat mengatakan tidak ada pendirian USB. Hasilnya, saat ini ada tujuh sekolah baru yang didirikan oleh Pemkot Bekasi.

“Kita ketemu sama Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sebelum minggu tenang di Yayasan Alatuniah, dia (Wali Kota) mengatakan tidak ada USB tahun ini karena prosesnya masih panjang. Tapi nyatanya Perwal keluar dan ada 7 USB yang dibangun sekarang. Kemudian di akhir waktu PPDB Online, keluar lagi nota dinas untuk SMPN 57. Artinya ini dunia pendidikan dibuat main-main sama Pemkot Bekasi,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga mengeluhkan atas adanya intervensi Wali Kota Bekasi pada SMA dan SMK yang kewenangannya sudah dialihkan ke Provinsi Jawa Barat.

“Pemerintah Kota Bekasi masih ikut campur dalam pengelolaan SMA dan SMK. Padahal kewenangan SMA dan SMK sudah dikelola oleh Provinsi Jawa Barat sekarang,” tutupnya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar