Proyek Rp2,4 Miliar Humas Pemkot Bekasi Diduga Langgar Perpres 16/2018

Sulistyo Adhi | Kamis, 08 Agustus 2019 | 20:17 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Dianggap melanggar dan tidak sesuai dengan aturan main dalam Perpres nomor 16/2018 tentang pengadaan barang dan jasa, pekerjaan bertajuk "Pembuatan Media/Publikasi dan Leaflet di Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Bekasi ini, diduga bermasalah.

Tak hanya itu, penunjukan siapa yang bakal memenangkan proyek pengadaan bernilai total Rp 2.484.638.000 (Rp2,4 Miliar) ini juga terindikasi penyakit lama birokrat, yakni KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).

Dugaan tersebut menyeruak ketika proyek pekerjaan yang bernilai di atas Rp200 juta itu tidak dilelang, melainkan dijadikan proyek PL (Penunjukan Langsung). Padahal, menurut Perpres 16/2018 tentang pengadaan barang dan jasa, proyek pekerjaan dengan nilai di atas Rp200 juta harus dilelang.

Menanggapi temuan tersebut, Kepala Bagian (Kabag) Humas Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Sajekti Rubiah hanya menjawab ala kadarnya dan sangat terkesan tidak informatif.

"Indah, Kasubag Humas suruh ngejelasin. Kalau mau diberitain, silahkan saja" ujarnya singkat.

Sementara itu, Kasubag Humas Setda Kota Bekasi, Indah hanya berseloroh singkat mengulur waktu tanpa penjelasan lebih lanjut terkait anggaran bermasalah tersebut.

"Sebentar yaa," tukasnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, Sekretaris Daerah Kota Bekasi Reny Hendrawati belum juga merespon saat dikonfirmasi. (TYO)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar