Bupati Bekasi Tak Jua Lantik Pejabat Eselon II, Ada Makelar Jabatan?

Sulistyo Adhi | Senin, 14 Oktober 2019 | 13:22 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KABUPATEN BEKASI - Ketua Rumah Aspirasi Bekasi Muhammad Kahfi mengkritisi beberapa jabatan eselon dan dua jabatan penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi (Pemkab Bekasi) hingga kini tidak terisi alias kosong melompong.

Padahal menurutnya, sejumlah SKPD di lingkungan Pemkab Bekasi seperti Disbudpora dan Dinas PUPR sudah melakukan proses open bidding alias lelang jabatan yang mana hasilnya sudah diserahkan ke Bupati Bekasi Eka Supriatmaja.

Kendati demikian, sampai saat ini belum ada tanda-tanda Bupati akan melantik pejabat yang lolos open bidding.

Hal ini pun menimbulkan banyak kecurigaan.

"Indikasi yang muncul ada oknum pejabat eselon dua berinisial "EI" diduga jadi aktor di belakang layar tertundanya pelantikan, karna pejabat yang akan dilantik bukan berasal dari "gerbong"nya," ujar Kahfi kepada RAKYATBEKASI, Senin (14/10).

Lebih lanjut Kahfi membeberkan bahwa "EI" diduga telah meminta sejumlah uang kepada para calon pejabat yang akan bertahan, mutasi ataupun promosi di lingkungan Pemkab Bekasi.

"Sebagai bentuk implementasi dari "Bekasi Baru Bekasi Bersih", Bupati harus segera melantik pejabat yang sudah lolos open bidding, jangan diperlama karena akan menghambat jalannya pembangunan. Kami juga meminta Kejaksaan Negeri Cikarang untuk mengawasi rotasi dan mutasi tersebut, karena tidak menutup kemungkinan adanya gratifikasi," tutup kahfi. (AS)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar