Besok KPU Kota Bekasi Disidang DKPP Terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Sulistyo Adhi | Senin, 14 Oktober 2019 | 17:54 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Sebelumnya dalam putusan Nomor 71-PKE-DKPP/IV/2019 Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi telah diputus bersalah oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia (RI) karena dinilai melanggar kode etik, dan besok (15/10) kembali KPU Kota Bekasi disidang oleh DKPP RI karena diduga Melanggar Kode Etik.

Maizal Alfian selaku pelapor mengatakan bahwa ke lima Komisioner KPU Kota Bekasi yang dilaporkan adalah Nurul Sumaerheni sebagai terlapor 1, Ali Syaefa terlapor 2, Achmad Edwin Solihin sebagai terlapor 3, Pedro Purnama Kalangi sebagai terlapor 4, Yunita Utami Panuntun sebagai terlapor 5.

"Semua Komisioner saya laporkan, karena KPU itu kolektif kolegial," ungkap Maizal Alfian di Media center Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Senin (14/10/2019)

Dirinya menilai ada pelanggaran etik yang dilakukan oleh Komisioner KPU Kota Bekasi yang tidak melaksanakan rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi.

Terpisah, salah satu Komisioner KPU Kota Bekasi Ali Syaefa saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya dipanggil untuk menghadiri sidang di DKPP

"Iya  ada pemanggilan sidang pukul 14.00 wib. Kami hadir semua, termasuk pihak terkait," ujar Ali Syaefa.

Kesiapan pihaknya menurut Ali, tidak ada yang dimatangkan. Namun sejauh ini sudah dipelajari seluruh perkara yang diajukan untuk menghadapi sidang dari DKPP RI.

"Dokumen dan seluruh alat bukti akan disampaikan," beber Ali.

Terkait adanya unsur lain, Ali mengaku dirinya tidak mau berandai-andai. "Kami mendapat pemanggilan dari penyelenggara, dan kami taat pada aturan. Sehingga akan kami saampaikan seluruh tahapan, yang sudah sesuai aturan," tutup Ali. (Tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar