SMP Negeri 1 Kota Bekasi Sukses Luncurkan "Sekolah Ramah Anak"

Sulistyo Adhi | Kamis, 07 Nopember 2019 | 09:55 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - SMP Negeri 1 Kota Bekasi meluncurkan program "Sekolah Ramah Anak" dengan berbagai kegiatan belajar di luar ruang kelas selama tiga jam.

Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Bekasi Euis Siti Halimah mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi dari salah satu himbauan yang diedarkan langsung oleh Kementerian Pendidikan kepada seluruh Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten se Indonesia.

"Kita dapat surat edaran dari Dinas terus kita jalankan. Hari ini Kita launchingnya, semua siswa belajar di ruang kelas. Ada giat penyambutan siswa di sekolah, makan bersama antara Siswa dan Dewan Guru, Senam dan pembekalan tanggap bencana, dan penandatanganan deklarasi Sekolah ramah anak," kata euis.

Kegiatan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, di dalam lapangan sekolah diikuti seluruh keluarga sekolah. Euis berharap agar kegiatan Deklarasi Sekolah ramah anak dapat berjalan dan di jalankan sehari - hari.

"Ini sangat penting dalam membangun karakter anak dan budaya di lingkungan sekolah," terangnya.

Sementara itu Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Nursyofiyeti menjelaskan jika rangkaian kegiatan sekolah ramah anak diawali dengan penyambutan siswa di sekolah oleh jajaran guru dengan bersalaman. Menyanyikan lagu Indonesia Raya, berdoa sebelum makan secara bersama, makan bersama, berdoa sesudah makan dan pemeriksaan lingkungan terkait kebersihan sekolah.

"Kita juga mematikan peralatan listrik yang tidak diperlukan, kemudian senam tanggap bencana, Senam germas ,yel yel ramah anak, Deklarasi sekolah ramah anak dan plantikan tim sekolah ramah anak serta penutup acara dengan menyanyikan lagu maju tak gentar, "ucapnya.

Para siswa diharapkan mampu menyukseskan program sekolah ramah anak dengan bimbingan para guru dan tim sekolah ramah anak. Rencananya ada beberapa program yang akan di lakukan secara rutin. Diantaranya pembatasan penggunaan henpone di sekolah dengan di kumpulkanya semua HP di sebuah kotak di ruang BK serta makan bersama berjamaah di sekolah.

"Nanti bukan dilarang main HP tapi dibatasi. Caranya HP dikumpulkan di ruangan BP kalo sudah selesai sekolah kembali diberikan. Alat Komunikasi juga dapat diambil jika ada pelajaran yang harus ditunjang dengan informasi yang dapat diakses di google," katanya.

Permainan tradisional yang hari ini juga dimainkan oleh para siswa, juga sebagai salah satu bentuk keselarasan budaya dengan kerja tim para anak didik tersebut.

Salah seorang siswa SMPN 1 Kota Bekasi Nur Hayati menjelaskan bahwa dia bersama seluruh siswa sangat mendukung program "Sekolah Ramah Anak" yang baru saja diluncurkan di sekolahnya.

"Kita semua siap mengawal program ini. Dan semua orang tua siswa juga ikut serta menyuksekan acara dengan menyiapkan sarapan pagi bersama," singkatnya. (*)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar