Ombudsman Jakarta Raya: PDAM Tirta Patriot Terindikasi Maladministrasi

Sulistyo Adhi | Jumat, 08 Nopember 2019 | 13:24 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, JAKARTA – Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya mencurigai salah satu BUMD milik Pemerintah Kota Bekasi yakni PDAM Tirta Patriot, terindikasi melakukan pelanggaran administrasi.

Hal tersebut dikatakannya usai terungkapnya pengurus partai politik menjadi pegawai PDAM Tirta Patriot, akibat diduga jajaran direksi dan pengawas yang tidak kompeten dalam mengelola perusahaan.

"Pelanggaran ini ranah administrasi kalau atasannya tidak melaksanakan, dalam hal ini direksi dan Badan Pengawas. Ya mereka lalai dan mereka dianggap tidak kompeten untuk menjadi Direksi dan Pengawas," kata Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya, Teguh P Nugroho, Jumat (8/11/2019).

Lebih jauh Teguh menyayangkan sikap jajaran Direksi PDAM Tirta Patriot, yang menurutnya tidak tegas dalam menjalankan ketentuan telah ditetapkan pemerintah. Karena itu, dirinya mendorong agar Pemerintah Kota Bekasi mengevaluasi PDAM Tirta Patriot.

"Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD sudah jelas mengatur kalau pegawai, direksi dan Komisaris BUMD gak boleh pengurus partai. Pemkot Bekasi wajib mengevaluasi kepemimpinan direksi dan badan pengawasnya," tegasnya.

Kemudian mengenai status Kasubag Humas PDAM Tirta Patriot, Uci Indrawijaya hingga kini diduga masih berseragam Partai Golkar, Teguh meminta agar yang bersangkutan segera menentukan pilihan.

"Mereka harus memilih, ke partai atau tetap bekerja di PDAM. Kalau benar, ya ada dugaan mal admintrasi," kata Teguh.

Teguh mengaku bahwa pihaknya akan segera bertindak untuk mendalami dugaan pelanggaran administrasi di PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi.

"Ya kami menunggu pelaporan atau melakukan investigasi atas prakarsa sendiri," pungkasnya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar