Gran Surya Bantah Jadi "Sutradara" Penolakan Warga Pekayon

Sulistyo Adhi | Selasa, 19 Nopember 2019 | 18:54 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Supervisor SPA Gran Surya, Ahmad Zarkasih membantah keterkaitan pihaknya dalam penolakan warga RW 002 Kelurahan Pekayon terhadap keberadaan La Vista Therapy dan Skies Karaoke di Revo Town Bekasi.

"Gak ada keterlibatan kita. Soal ada tempat spa La Vista dan penolakan saja kita baru tahu, apalagi ikut-ikutan warga, gak ada itu," ujar Zarkasih, Selasa (19/11/2019).

Dia menjelaskan, manajemen Gran Surya tidak pernah mempersoalkan keberadaan tempat spa & massage lain, baik yang berada di lingkungan terdekat maupun lokasi lainnya. Zarkasih mengaku dugaan yang dilontarkan sangat tidak mendasar.

"Kita gak melarang atau mempersoalkan keberadaan pesaing bisnis. Ya kalau punya modal silahkan buka di mana saja, kita gak pernah usik," tegasnya.

Zarkasih malah menduga pihak La Vista Therapy kurang koordinasi dengan warga sekitar, sehingga mendapat penolakan.

"Mungkin kurang koordinasi sama warga," kata Zarkasih mengulas, ia akan berkoordinasi dengan manajemen dan pimpinan Gran Surya untuk menyikapi persoalan ini.

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi, Abi Hurairah mengakui ada komunikasi yang tersumbat antara manajemen La Vista Therapy dengan warga sekitar sehingga munculnya penolakan dengan dalih tempat maksiat.

"Kemarin dalam rapat sudah kita tanyakan kedua pihak, antara warga dengan pihak La Vista. Saya sampaikan agar masalah ini bisa diselesaikan dengan baik," ujar Abi Hurairah disela kegiatan rapat bersama Badan Anggaran DPRD Kota Bekasi, Selasa (19/11/2019).

Mantan Camat Jatisampurna dan Bekasi Selatan ini menganjurkan agar pihak La Vista menyambangi warga untuk menjelaskan keberadaan tempat usahanya sehingga persoalan ini selesai.

"Istilahnya di mana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Kita buka usaha di wilayah orang, meski izin lengkap, sepantasnya kita sambangi warga sekitar ya untuk permisi atau kulo nuwun lah," pungkasnya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar