Nesan; "Burung Tilil" itu Ditujukan ke Anak Buah yang Kerjanya Kaya Komang-Komang

Sulistyo Adhi | Kamis, 21 Nopember 2019 | 10:47 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Mantan Camat Jatiasih, Nesan Sujana menghadiri panggilan Komisi 1 DPRD Kota Bekasi dalam rapat klarifikasi soal pernyataan burung Tilil dalam video saat mengangkut sampah di wilayah Kebantenan Jatiasih yang dianggap membuat gaduh dan tidak pantas diucapkan oleh seorang pejabat publik.

Selain hadir Camat Nesan yang baru kemarin di angkat sebagai Camat Pondok Gede. Juga hadir  Asda I Pemkot Bekasi Hudi, Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Abdul Rojak, Wakil Ketua, Aminah, dan anggota Komisi II, Supandi. dan Latu Har Hari (dapil Jatiasih), dan Bambang Purwanto.

Nesan menjelaskan, saat dikonfirmasi oleh Ketua KNPI Jatiasih, Madong Gonzales, dirinya sedang ada tugas jadi belum dapat merespon dengan cepat atas informasi yang diterimanya. Oleh karena itu, Nesan mengaku sudah menyuruh bawahannya untuk meninjau TPS (Tempat Pembuangan Sampah) tersebut.

"Pernyataan burung tilil itu tidak ditujukan ke siapa-siapa. Jadi ungkapan kekesalan pada staf saya yang disuruh malah lambat kerjanya kaya komang-komang," kelit Nesan.

"Jadi bapak Camat menyebut burung Tilil ditujukan buat anak buah pak camat, gitu ya,?" kejar Ketua Komisi 1, Abdul Rojak. Kamis (21/11/2019).

"Iya betul, ketua," jawab Nesan yakin.

Sementara itu Ketua KNPI kecamatan Jatiasih, Madong mengungkapkan, justru dirinya menyampaikan informasi soal tempat sampah liar merupakan bentuk rasa sayang dirinya pada Camat Nesan yang dianggap orang tua bagi warga kecamtan Jatiasih.

"Saya justru menghormati pa Camat makanya saya laporkan soal TPS tersebut," tegasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi 1, Aminah mengungkapkan, sebagai orang betawi biasa kalau ngomong nyablak. Tapi pernyataan tersebut menurutnya menjadi multi tafsir, seolah-olah pernyataan burung Tilil itu ditujukan pada kami anggota dewan.

"Orang Betawi mah biasa bicara nyablak. Tapi pernyataan Pak Camat seolah-olah suudzon dengan kami. Padahal saat itu komunikasi kita kan baik. Kenapa itu pernyataan bisa keluar dari Pak Camat. Saya mohon Pak Camat membuat lagi video klarifikasi soal burung Tilil," cecar Aminah yang juga anggota Fraksi PAN.

Senada dikatakan anggota Komisi II, Supandi yang dari Dapil Jatiasih-Jatisampurna. Dirinya mengaku awalnya juga dihubungi Ketua KNPI Jatiasih, karena lokasi TPS liar tersebut dekat dengan rumahnya.

"Saya juga telpon Lurah Jatiasih, Sakum. Dan direspon akan dibersihkan sampah di situ. Dan saya cuma ingin mengapresiasi kinerja petugas yang cepat. Namun saya sesalkan pernyataan Camat seolah-olah ditujukan kepada kami," ungkap Supandi.

Dalam pertemuan tersebut sebelum dimulai rapat diputar kembali rekaman video pernyataan Camat dan video almarhum H.Bokir soal cerita burung Tilil. (*)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar