Komisi II Bakal Cek Perizinan dan Pantau Pembangunan Apartemen The MAJ Residence Bekasi

Sulistyo Adhi | Jumat, 27 Desember 2019 | 17:23 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI. COM, KOTA BEKASI - Komisi II DPRD Kota Bekasi memanggil pihak pengembang Apartemen The MAJ Residence Bekasi untuk dimintai keterangan terkait adanya keluhan warga yang terkena dampak pembangunan hunian vertikal yang berlokasi di RW 05 Kelurahan Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jum'at (27/12) siang.

Adapun salah satu dampak pembangunannya menurut Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim adalah warga merasa sangat terganggu dengan serangan debu-debu akibat pekerjaan proyek tersebut.

"Dari debu-debu yang dikeluarkan oleh Apartemen, jangan sampai warga yang berada di sekitar pembangunan tersebut ada yang sakit dan tidak nyaman," kata Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim seusai memanggil pihak pengembang Apartemen The MAJ Residence Bekasi, di ruang Komisi II DPRD Kota Bekasi, jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jum'at (27/12) siang.

Selain Debu yang membahayakan kesehatan warga sekitar, Arif membeberkan bahwa awalnya warga tidak pernah mau menjual tanah miliknya. Namun setelah proses pembongkaran dimulai, warga yang terkena dampak sosial ini berkeinginan menjual lahannya dengan harga yang disepakati.

Atas permasalahan tersebut, Arif mengaku pihaknya menegaskan kepada pihak pengembang Apartemen The MAJ Residence Bekasi untuk menghentikan pekerjaan pembangunan yang saat ini masih berlangsung, sebelum permasalahan sosial dengan warga sekitar yang terdampak dapat diselesaikan terlebih dahulu.

"Tapi kembali lagi ke masyarakat, ini kan persoalannya negosiasi harga pihak apartemen dengan warga. Saya juga minta masyarakatnya pun jangan kaku soal nego harga. Mentang-mentang nego harga, ini harus dengan harga yang maksimal. Kan harus ada win-win solution. dengan harga yang seperti apa," tegasnya.

Lebih lanjut Politisi Kalimalang asal Fraksi PDI Perjuangan ini mengingatkan kepada pengembang dan warga terdampak agar dapat mengedepankan semangat musyawarah mufakat dalam upaya menemukan solusi terbaik untuk kedua belah pihak.

"Semua perizinan Apartemen The Maj sudah selesai semua. Seperti AMDAL, IMB itu sudah selesai semuanya," ujarnya.

Kendati demikian, Arif mengaku pihaknya akan memantau langsung ke lokasi pembangunan Apartemen The MAJ Residence Bekasi.

Selain itu, pihaknya juga akan memanggil pihak pengembang untuk membawa serta bukti-bukti yang diklaim sudah berizin. Tak hanya pengembang, kata Arif, warga pun sama akan dimintai bukti faktual terkait kerugian yang dialami akibat pembangunan Apartemen The MAJ Residence Bekasi.

"Kita akan lihat langsung pembangunan itu. Apakah benar yang dikeluhkan oleh warga sekitar. Kalau sampai benar mereka melanggar, kita minta Pemkot Bekasi lebih tegas lagi," tutupnya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar