Ciptakan Lulusan Terampil dan Siap Kerja, SMK Gema Karya Bahana Gandeng "Kelas Pintar"

Sulistyo Adhi | Kamis, 06 Pebruari 2020 | 16:09 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - SMK Gema Karya Bahana menerapkan aplikasi berbasis android kepada anak didiknya yang dipercaya akan memberikan solusi belajar yang mudah dan menarik sehingga siap menghadapi revolusi industri 4.0.

Ketua Yayasan SMK Gema Karya Bahana (GKB), Ali Fauzie mengaku pihaknya menyambut baik program kurikulum bertajuk "Kelas Pintar" yang ditawarkan PT Extramarks Education Indonesia. Melalui penerapan kurikulum 2013 berbasis aplikasi android tersebut, kata Ali, tentunya akan memudahkan kegiatan belajar mengajar guru dan murid di sekolah.

Ternyata bukan hanya guru dan murid, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi ini mengatakan bahwa para orangtua juga dapat mengetahui perkembangan akademik anak mereka setiap saat, hanya dengan menggunakan perangkat handphone atau gadget.

“SMK Gema Karya Bahana, terus mengembangkan kurikulum di sekolah. Di samping melalui referensi buku-buku pelajaran, sekolah juga memberikan cara belajar yang terbilang mudah dan menarik kepada seluruh anak didik melalui kurikulum berbasis aplikasi Kelas Pintar,” jelas Ali.

Pria berambut putih yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kota Bekasi ini membeberkan bahwa para guru tetap dapat berinovasi dengan menambahkan soal-soal yang sesuai dengan kebutuhan di sekolah secara langsung dan mudah dengan aplikasi "Kelas Pintar" ini.

“Jadi materi pelajaran yang ada di aplikasi Kelas Pintar, juga bisa dikombinasikan oleh gurunya. Jadi, anak didik tetap tahu sejauh mana materi pelajaran yang telah disampaikan oleh gurunya, dan para orangtua juga bisa mengetahui kemampuan perkembangan akademik anaknya,” beber Ali.

Untuk jenjang pendidikan kejuruan seperti di SMK GKB, kata Ali, materi pelajaran keterampilan atau praktik tentu memiliki bobot yang lebih besar, sehingga lulusan dari sekolah kejuruan akan siap ditempatkan di lapangan kerja.

“Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tentunya akan memberikan bobot materi pelajaran di bidang keterampilan yang lebih besar. Tujuannya untuk menyiapkan anak didik yang cerdas, terampil dan siap untuk ditempatkan di lapangan kerja nanti,” pungkas Ali. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar