Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Bekasi Kaji ASN Untuk Kerja di Rumah

Sulistyo Adhi | Selasa, 17 Maret 2020 | 07:14 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, BEKASI SELATAN - Terkait Antisipasi Penyebaran Virus Corona Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN-RB) Tjahjo Kumolo Mengizinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Bekerja di rumah dalam keterangannya, Minggu (15/3) kemarin.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi, Karto mengatakan, pihaknya memperbolehkan PNS atau ASN bekerja di rumah.

"Boleh bekerja di rumah, ini sedang kita atur sesuai dengan edaran Menpan RB," katanya saat dihubungi awak media, Senin (16/3).

Bagi ASN dan PNS yang bekerja di rumah, menurut Karto, itu akan disesuaikan dengan tugas yang diberikan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sedangkan, ASN dan PNS yang tetap bekerja di kantor selain Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas, itu akan tetap masuk kantor.

"Kadis dan Sekdis akan bekerja di rumah ya, tapi kita kan ga mungkin namanya memberikan pelayanan, masa Kadis dan Sekdis," ujarnya.

Karena, kata dia, harus ada pelaksana dan itu akan diatur oleh OPD nya masing-masing siapa yang di rumah dan siapa yang di kantor. Untuk surat edarannya dirinya mengaku akan secepatnya menyebarkan edaran tersebut.

"Surat edarannya sedang naik ke Wali Kota Bekasi, karena edaran dari Menpan-RB hari hari ini kita terima," terangnya.

Dirinya pun akan menargetkan surat edaran akan selesai sore ini atau paling lambat besok sudah tersebar surat edarannya.

Kemudian, ia juga menghimbau kepada Kadis mau pun Sekdis yang bekerja di rumah , harus ada penugasan, Report mereka mengerjakan kegiatan apa saja di rumah.

"Sekcam dan Camat juga sama dengan Kadis dan Sekdis bisa bekerja di rumah. Karena ini sebagai salah satu antisipasi pencegahan," ungkapnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyampaikan, bahwa himbauan dari Menpan-RB terkait PNS dan ASN yang boleh bekerja di rumah, sedang dievaluasi dan dianalisa. Mana-mana SKPD yang memungkinkan untuk mereka bekerja di rumah.

Tetapi memang ada OPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat tidak mungkin mereka ada di rumah atau standby di rumah. Seperti halnya pemadam kebakaran, lanjut Tri, harus standby di Kantor Pemadam. Selain itu pelayanan terhadap pengurusan KTP, KK yang penting, jangan sampai terjadi penumpukan pelayanan yang luar biasa. Dalam hal ini, pelayanan harus dipercepat sehingga masyarakat terlayani dengan baik.

"Kita sedang lakukan Evaluasi dan Analisa terkait Menpan RB yang membolehkan PNS dan ASN bekerja di rumah," ungkapnya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar