Penyaluran Bantuan Covid-19 Untuk Masyarakat Harus Transparan

Sulistyo Adhi | Rabu, 22 April 2020 | 15:14 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KABUPATEN BEKASI - Untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19), pemerintah mengeluarkan himbauan agar masyarakat tetap tinggal di rumah atau lebih dikenal dengan Stay At Home yang kemudian diikuti dengan rencana gelontoran bantuan untuk masyarakat yang ikut terdampak pandemik Covid-19.

Namun kenyataannya, seperti yang dialami oleh masyarakat Desa Sriamur Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, bantuan yang dijanjikan tersebut tak kunjung diterima oleh masyarakat hingga kini.

"Bantuan Covid-19 akan sangat berarti bagi masyarakat. Namun hal tersebut hanyalah janji Pemerintah Desa Sriamur yang tak kunjung terealisasi, padahal masyarakat sudah diminta untuk mengumpulkan Kartu Keluarga," ujar Tokoh Pemuda Desa Sriamur, Asep Apriyanto kepada RAKYATBEKASI.COM, Rabu (22/04).

Asep mengaku dirinya tak mampu menutup rasa kekecewaannya terhadap Aparatur Desa Sriamur yang dinilainya tidak transparan dalam menangani penyaluran bantuan Covid-19 dari pemerintah pusat.

"Daftar nama para penerima bantuan harus dipasang di mading Kantor Desa Sriamur, lengkap dengan sumber dananya," terangnya.

Transparansi tersebut menurut Asep bertujuan untuk menjaga kondusifitas di kalangan masyarakat desa yang harap-harap cemas menanti realisasi bantuan Covid-19 dari pemerintah.

"Untuk menghindari kericuhan di tengah masyarakat, penyaluran bantuan tersebut harus transparan, agar masyarakat mengerti dan mengetahui dengan jelas," tutup Asep. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar