M Hisyam: Waspadai Oknum Catut PC PMII Kota Bekasi Demi Kepentingan Pribadi

Sulistyo Adhi | Rabu, 20 Mei 2020 | 06:54 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Ketua Umum PC PMII Kota Bekasi, Muhammad Hisyam menyampaikan kepada seluruh elemen kemasyarakatan dan juga instansi pemerintah agar mewaspadai adanya aksi maupun tindakan perorangan yang mengatasnamakan organisasi kemahasiswaan tersebut.

Hisyam menegaskan bahwa pihaknya tidak membenarkan siapapun mencatut nama PMII untuk kepentingan pribadi sehingga merugikan pihak lain.

"Saya menyesalkan aksi unjuk rasa turun ke jalan oleh oknum mengatasnamakan PC PMII Kota Bekasi yang berlangsung pada hari Selasa, 19 Mei 2020 kemarin. Aksi itu dinilai telah melanggar maklumat Kapolri yang salah satu poinnya melarang orang berkumpul untuk berunjuk rasa di tengah pandemi Covid-19," ujarnya kepada awak media, Rabu (20/5/2020).

PMII, kata Hisyam, merupakan organisasi intelektual yang mengedepankan nilai keluhuran dan norma. Sehingga, tidak ada pergerakan PMII dilakukan tanpa melalui keputusan pleno pengurus. Apalagi, menurut Hisyam, situasi saat ini tidak memungkinkan dilakukan aksi massa.

“Mestinya kita duduk bersama membahas persoalan dan mencari solusi untuk kepentingan masyarakat banyak. Jangan sampai PMII dituding mengerahkan orang yang justru berdampak pada penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi,” tegas Hisyam.

"Aksi unjuk rasa tersebut dinilai mencoreng nama baik organisasi, karena sejak awal PC PMII Kota Bekasi memutuskan mengawal pendistribusian bantuan sosial yang dilakukan oleh pemerintah," tambahnya.

Dengan adanya klaim sepihak mengatasnamakan PMII, Hisyam berharap instansi yang menjadi sasaran pergerakan dapat mengetahui fakta kebenaran tersebut.

"Demi terciptanya kebenaran dan keadilan, agar masyarakat tidak keliru dan salah persepsi. Saya mengklarifikasi atas beredarnya surat pemberitahuan unjuk rasa pada hari Selasa,19 Mei 2020, bukan hasil keputusan PC PMII Kota Bekasi," pungkasnya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar