Ketua Gerakan Pemuda Ka'bah Kritik Kepemimpinan Ketua DPC PPP Kota Bekasi

Sulistyo Adhi | Rabu, 17 Juni 2020 | 22:07 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Terkait tersandungnya karier politik mantan Sekretaris DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bekasi yang berinisial "S" akibat video porno aksinya, Ketua DPC Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Kota Bekasi Kamto Yanto mengaku dirinya sangat terpukul dan prihatin.

[Ini Dia Video Porno Aksi Mantan Anggota DPRD Kota Bekasi Periode 2014-2019 Yang Viral]

[Akibat Video Porno Aksi, Dawam Gantikan "S" Sebagai Sekretaris DPC PPP Kota Bekasi]

Namun demikian, pria berbadan tambun yang akrab disapa Bang Kamto ini berkeyakinan bahwa hal tersebut merupakan akibat dari lemahnya kepemimpinan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bekasi dalam melakukan pembinaan akhlak kepada segenap pengurus maupun para kader partai yang berlambang Ka'bah ini.

[Terkait Video Porno Aksi, "S" Minta Maaf dan Mundur Sebagai Bendahara MUI Kota Bekasi]

"Saya merasa bahwa Ketua DPC PPP Kota Bekasi (Sholihin,red) telah gagal dalam melakukan kaderisasi terkait penanaman akhlak bagi pengurus sehingga terjadi hal yang memang seharusnya tidak terjadi. Sehingga kesalahan yang dilakukan mantan sekretaris tersebut, akhirnya berimbas juga pada nama baik partai," ujar Ketua DPC Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Kota Bekasi Kamto Yanto kepada RAKYATBEKASI, Rabu (17/06/2020).

Selama Sholihin menjadi Ketua DPC PPP Kota Bekasi, kata Kamto, perolehan jumlah suara partai dan kursi legislatif pun mengalami penurunan drastis. Sehingga hal tersebut, sudah sangat jelas memperlihatkan bahwa Sholihin tidak mampu melakukan kerja-kerja politik dalam mendulang suara partai.

[Ketua PAC Ini Mengaku Tidak Tahu Menahu Soal Pemecatan "S" Sebagai Sekretaris DPC PPP Kota Bekasi]

Hal tersebut bahkan diperburuk dengan viralnya video porno aksi "S" yang tentunya mencoreng moreng nama baik partai yang sejatinya merupakan "Rumah Besar Umat Islam".

"Sholihin sudah gagal dalam meningkatkan perolehan suara partai, ditambah dengan kejadian video tersebut. Tentunya ini adalah klimaks atas pragmatisnya kaderisasi di tubuh DPC PPP Kota Bekasi sehingga mengalami degradasi moral," paparnya.

"Semua ini harus segera dievaluasi, agar partai tidak benar-benar karam," pungkasnya.

Sebagai informasi "S" sebelumnya memiliki jabatan di berbagai organisasi dan instansi diantaranya sebagai; Sekretaris DPC PPP Kota Bekasi, Bendahara MUI Kota Bekasi, FKUB Kota Bekasi, dan sebagai Pengurus di Bank Patriot Syariah.

Sebelumnya diberitakan Viralnya video amoral yang diperankan oleh anggota DPRD Kota Bekasi periode 2014-2019 asal Fraksi PPP berinisial "S", membuat geger umat muslim se-Kota Bekasi.

Dalam video amoral berdurasi 53 detik tersebut, nampak dengan jelas "S" sedang memainkan alat kelaminnya seperti sedang (maaf) onani. Hal tersebut diduga dilakukan "S" demi mengimbangi lawan bicaranya yakni seorang wanita yang membuka pakaian dalamnya. (tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar