Pepen Di Anggap Belum Mampu Naik Ke Jabar

Ardi Moh | Minggu, 17 Januari 2016 | 15:07 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, RAWALUMBU - Meskipun dianggap sudah berhasil dalam proses mengangkat partai Golkar di Kota Bekasi dan dinilai masyarakat sebagai bapak pembangunan di Kota Bekasi, namun untuk proses pemilihan menjadi ketua DPD Golkar Jawa Barat yang akan dilangsungkan pada tanggal 20-21 Januari 2015, Pepen sapaan akrabnya belum berani untuk mencalonkan diri menjadi ketua Golkar Provinsi Jawa Barat.

Padahal kompatriotnya yang juga Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin diisukan akan maju menjadi calon ketua DPD Golkar Jawa Barat. Mengenai hal ini Ketua Dewan Pertimbangan Partai DPD Golkar Kota Bekasi, Abdul Manan hak untuk maju atau tidaknya seseorang itu menjadi calon Ketua DPD Golkar Jawa Barat merupakan hak dan kewenangan pribadi masing-masing, artinya hal itu kata pria yang juga pensiunan TNI AD merupakan hak sepenuhnya Pepen.

"Ibu Neneng mungkin sudah berhasil sebagai Bupati saya kira wajar beliau mencalonkan sebagai ketua DPD Jawa Barat, Begini dalam keinginan mencalonkan itu keinginan pribadi (Pepen) bukan dorongan dari kita," Kata Manan.

Meskipun proses mencalonkan Ketua DPD Golkar Jawa Barat diperbolehkan untuk semua kader Golkar yang sudah memenuhi kriteria, akan tetapi tidak mencalonkannya Rahmat Effendi sebagai ketua kata Manan sudah berdasarkan perhitungan yang matang.

"Sebagai pertimbangan dan kami ada cara bertindak dana mana yang terbaik dan yang punya kesempatan, dan buat apa di dorong toh kita sudah ada hitung-hitungannya,"kata Manan sambil menutupi bahwa Pepen belum mampu menjadi ketua DPD Golkar Jawa Barat.

Sekedar diketahui dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Jawa Barat yang akan dilaksanakan di Kota Udang, Cirebon pada tanggal 20-21 Januari akan diikuti beberapa calon diantaranya ketua DPD Golkar saat ini Irianto MS Syafiudin (Yance), Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin.

Dalam proses pemilihan nanti mereka akan memperebutkan 33 suara yang akan memilih yang terdiri dari 27 suara dari DPD Golkar tingkat Kota/Kabupaten se Jawa Barat, 4 Suara Ormas yang mendirikan dan di dirikan Golkar, 1 Suara dari Ketua DPD Jawa Barat Demisioner, dan 1 Suara utusan DPP Golkar. (Kub)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar