Ini Dia Yang Bikin Pengemplang Pajak Tak Bisa Sembunyi Lagi

Sulistyo Adhi | Selasa, 21 Maret 2017 | 15:53 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat II Adjat Djatnika mengaku pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis bagi pihak-pihak yang tidak memanfaatkan program Amnesti Pajak yang akan berakhir 31 Maret 2017 mendatang.

"Saat ini Dirjen Pajak telah membuka rekening bank dengan aplikasi Akasia (Aplikasi Usulan Buka Rahasia Bank) dan Akrab (Aplikasi Buka Rahasia Bank) yang telah diterapkan sejak 1 Februari 2017 lalu," ujar Adjat dalam konferensi pers yang digelar di Kanwil DJP Jawa Barat II, Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Selasa (21/03) siang.

Selain mengenai data-data perbankan, kata dia, Dirjen Pajak juga memiliki data terkait sistem informasi debitur, Badan Pertanahan Nasional, data Kemenkumham, data kependudukan, data transaksi PPATK, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta data lainnya yang berasal dari instansi, Lembaga, Asosiasi dan Profesi (ILAP).

"Tidak ada lagi tempat bersembunyi bagi pengemplang pajak, karena Dirjen Pajak telah mengetahui apa-apa yang dimiliki oleh wajib pajak," kata Adjat seraya menegasi pemerintah tetap berkomitmen untuk menjamin situasi nasional yang kondusif untuk dunia usaha dan investasi.

Bagi wajib pajak yang menemui kesulitan ataupun membutuhkan penjelasan lebih Lanjut mengenai tata cara dan peraturan perpajakan, Adjat berharap tidak ada kata sungkan bagi wajib pajak untuk menghubungi 1500200 atau dengan datang langsung ke kantor pelayanan pajak terdekat.

"Seluruh pelayanan yang diberikan tidak dipungut biaya," pungkasnya. (tian/*)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar