Usai Sidang, Ahok Langsung Digelandang ke LP Cipinang

Sulistyo Adhi | Selasa, 09 Mei 2017 | 13:04 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, JAKARTA - Setelah divonis dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut), Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok langsung digelandang ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, Selasa siang (09/05), untuk menjalankan proses penahanan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Asep Sutandar, mengabarkan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditahan di rutan yang berlokasi di Jakarta Timur tersebut.

“Iya, saya tadi ditelepon Jaksa, memberitahukan bahwa Pak Ahok dibawa ke tempat saya,” kata Asep kepada wartawan di Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (09/05).

Seperti diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menyatakan Ahok terbukti bersalah melakukan tindak pidana penodaan agama, sebagaimana diatur dalam pasal 156 KUHP. Penodaan agama tersebut dilakukan Ahok dengan penyebutan Surat Al-Maidah ayat 51 saat berpidato di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, September 2016 silam.

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah meyakinkan bersalah menodai agama, menjatuhkan pidana penjara dua tahun, terdakwa ditahan, menyita barang bukti, dan membebankan biaya perkara Rp 5 ribu kepada terdakwa,” ujar Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto saat membacakan amar putusan di Auditorium Kementan, Jakarta Selatan.

Majelis hakim juga memerintahkan agar Ahok langsung ditahan.

“Memerintahkan agar terdakwa langsung ditahan,” Hakim Dwiarso menambahkan.

Ahok yang selama sidang lebih banyak menunduk, langsung mendongak saat hakim mengetok palu putusan. Ia menyatakan banding.

Vonis hakim ini lebih berat ketimbang tuntutan Jaksa yang meminta Ahok dihukum satu tahun dengan masa percobaan dua tahun, plus dibebani biaya perkara sebesar Rp 10 ribu. (Ardi)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar